Ringkasan Berita
- Larasati PAUD 2026 Kota Kediri dimeriahkan berbagai lomba seni, budaya, dan kreativitas anak.
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengukuhkan Bunda PAUD kelurahan se-Kota Kediri.
- Dilakukan penandatanganan komitmen bersama implementasi program wajib belajar satu tahun prasekolah.
- Pemerintah Kota Kediri terus mendorong peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
- Larasati PAUD Kota Kediri Meriah, Mbak Wali Perkuat Wajib Belajar Prasekolah
Kediri (beritajatim.com) – Keceriaan anak-anak mewarnai pelaksanaan Lomba Seni dan Kreativitas (Larasati) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Kediri yang digelar di Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (15/6/2026). Selain menjadi ajang pengembangan bakat dan kreativitas anak, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan komitmen Pemerintah Kota Kediri terhadap pendidikan anak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengukuhkan para Bunda PAUD kelurahan sekaligus memimpin penandatanganan komitmen bersama implementasi program wajib belajar satu tahun prasekolah melalui peningkatan akses layanan PAUD.
Beragam Lomba Bernuansa Budaya Jawa
Larasati PAUD 2026 menghadirkan berbagai perlombaan yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada anak-anak sejak dini.
Beberapa lomba yang digelar antara lain Lomba Cariyos atau bercerita Bahasa Jawa, Lomba Geguritan, Lomba Menyanyi Bahasa Jawa, Lomba Adi Busono Jowo, hingga Lomba Mewarnai.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran Bazar Budaya yang menyajikan berbagai makanan tradisional khas daerah.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan, keberanian, dan kreativitas mereka dalam suasana yang menyenangkan.
Bunda PAUD Kelurahan Resmi Dikukuhkan
Sebelum meninjau perlombaan, Mbak Wali terlebih dahulu mengukuhkan para Bunda PAUD kelurahan se-Kota Kediri.
Pada kesempatan yang sama dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama implementasi program wajib belajar satu tahun prasekolah. Penandatanganan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bunda PAUD Kota Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, hingga organisasi mitra PAUD.
Dalam sambutannya, Mbak Wali mengucapkan selamat kepada seluruh Bunda PAUD yang baru dikukuhkan dan berharap mereka dapat menjalankan amanah sebagai penggerak pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
“Pengukuhan ini bukan hanya simbol, tetapi juga tanggung jawab untuk memperkuat sinergi, komunikasi, serta melakukan evaluasi terhadap sarana prasarana, proses pembelajaran, dan kenyamanan anak-anak dalam belajar,” ujarnya.
Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Masa Depan
Menurut Vinanda Prameswati, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, emosional, hingga kecerdasan anak di masa depan.
Karena itu, kegiatan Larasati diharapkan mampu menjadi ruang yang sehat bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi, kreativitas, kemampuan berpikir, serta keterampilan berinteraksi dengan teman sebaya.
Mbak Wali menilai peringatan Hari Anak Nasional tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga harus memberikan ruang nyata bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya mengajarkan anak tentang kompetisi, tetapi juga menghargai proses. Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah keberanian anak untuk tampil, belajar, dan mendapatkan pengalaman serta teman sebanyak-banyaknya,” ungkapnya.
Dukung Program Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga mengajak seluruh orang tua di Kota Kediri untuk mendaftarkan putra-putrinya ke lembaga PAUD atau taman kanak-kanak terdekat sebelum memasuki pendidikan dasar.
Program wajib belajar satu tahun prasekolah yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dinilai penting untuk mempersiapkan anak secara optimal sebelum masuk sekolah dasar.
Program ini bertujuan membangun fondasi kemampuan kognitif, motorik, sosial, emosional, serta bahasa anak sehingga mereka lebih siap mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya.
Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk terus meningkatkan akses layanan PAUD yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak.
Hadirkan Kolaborasi Berbagai Pihak
Kegiatan Larasati PAUD Kota Kediri 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, perwakilan BBPMP Provinsi Jawa Timur Ireng Widodo, para Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, pengawas TK, penilik PAUD, organisasi mitra PAUD, kepala satuan pendidikan, guru, orang tua, serta peserta Larasati.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap pendidikan anak usia dini semakin kuat sebagai fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter dalam menyongsong masa depan. [nm/but]




