Santri Gontor Raih Prestasi Internasional di Singapura, Borong Tiga Gelar Best Speaker

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Delegasi Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional.

Dalam ajang Kompetisi Debat Bahasa Arab Internasional yang diselenggarakan di Singapura, Tim Gontor berhasil meraih juara II, sekaligus memboyong tiga penghargaan Best Speaker berkat kemampuan argumentasi, penguasaan bahasa Arab, dan daya pikir kritis yang unggul.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa santri Indonesia mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara dalam forum akademik internasional.

Sepanjang kompetisi, delegasi Gontor tampil meyakinkan dengan menyampaikan argumen yang terstruktur, berbasis data, dan disampaikan dalam bahasa Arab yang fasih.

Prestasi itu tidak terlepas dari proses pembinaan intensif yang dipimpin oleh Al-Ustadz Fariz Istiqlal Harahap.

Di bawah arahannya, para santri mendapatkan pelatihan debat, public speaking, serta penguatan kemampuan bahasa Arab secara berkelanjutan.

Fariz sendiri dikenal memiliki rekam jejak prestasi yang kuat di bidang debat bahasa Arab. Dia pernah meraih Juara I Debat Bahasa Arab Nasional dan menyandang predikat Best Speaker Nasional, pengalaman yang kemudian ditransformasikan dalam pembinaan generasi santri berprestasi.

Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat belajar para santri. Mereka telah menunjukkan bahwa santri Indonesia mampu tampil percaya diri dan kompetitif di panggung internasional. Prestasi ini bukan hanya milik Gontor, tetapi juga kebanggaan bagi Indonesia,” ujar Fariz Istiqlal Harahap dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Dia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar dan santri di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing dan berani mengambil peluang di tingkat global.

“Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak ragu berkompetisi di forum internasional. Penguasaan bahasa, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menyampaikan gagasan adalah bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka,” tambahnya.

Selain mengikuti perlombaan, para santri juga memanfaatkan kesempatan di Singapura untuk memperkenalkan identitas Indonesia.

Mereka mengibarkan bendera Merah Putih di sejumlah lokasi ikonik sebagai simbol kebanggaan dan semangat membawa nama bangsa di kancah dunia.(faz/rid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Napak Tilas Megawati di Rumah Masa Kecil Bung Karno
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Banggakan Indonesia, Raih Best Companies to Work for in Asia 2026
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Setelah Menuai Protes Orang Tua, KDM Beri Solusi Sekolah Swasta Gratis tapi Terbatas
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Breaking News! Filipina Diguncang Gempa Besar M6,2, Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Kemenhub perkuat pengawasan 1,7 juta bus AKAP secara digital
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.