Seribuan Mahasiswa Semarang Demo Suarakan Panca Tuntutan Rakyat

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Seribuan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kota Semarang menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Senin (15/6/2026) sore. Mereka menyuarakan lima tuntutan yang diberi nama Panca Tuntutan Rakyat (Pantura). 

Mahasiswa yang berpartisipasi dalam demonstrasi berasal dari sejumlah universitas seperti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Politeknik Negeri Semarang (Polines), UIN Walisongo Semarang, dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Dalam aksi tersebut, mereka membentangkan spanduk-spanduk yang antara lain bertuliskan "Desa ga pake dolar, Prabowo ga pake nalar", "Reformasi mati", dan "Reformasi Jilid II-Pantura". 

Baca Juga
  • Singgung Indonesia Menuju Krisis, BEM Undip Nyatakan akan Lanjutkan Demo Pemerintah
  • Dari Gejayan Yogya, Ratusan Mahasiswa dan Warga Sipil Suarakan 10 Tuntutan ke Pemerintah
  • Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Ikut Aksi Gejayan
Massa berulang kali meneriakkan kata "reformasi" secara serentak. Di hadapan massa, seorang orator sempat membacakan Panca Tuntutan Rakyat atau Pantura. Mereka terdiri dari: turunkan harga BBM dan stabilkan nilai tukar rupiah, kembalikan TNI-Polri ke fungsi utama, evaluasi total program MBG dan KDMP, kembalikan kepemilikan tanah kepada rakyat, dan hantikan pratik KKN di pemerintahan. 

Puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang sempat melakukan aksi bakar ban di depan gerbang Kantor Gubernur Jateng. Mereka menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes atas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai semakin represif dan kebijakannya tak berpihak pada rakyat. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Para mahasiswa yang berdemo di depan gerbang Kantor DPRD Jateng kemudian turut melakukan aksi bakar ban. Ratusan personel TNI-Polri bersiaga di pelataran Kantor Gubernur dan DPRD Jateng. 

"Aksi hari ini diikuti lebih dari 1.000 orang," ujar Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unnes, Septia Linasari, saat diwawancara. 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Terkini Demo Hari ini, 15 Mahasiswa Diterima Wapres Gibran
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
BEM SI Ungkap Alasan Pilih Demo di DPR, Nilai Anggota Dewan Tak Pro Rakyat
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Bahlil Lahadalia Mengusulkan Anggaran Rp815,56 Miliar untuk Program Kompor Listrik dalam RAPBN 2027
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Nasib Angkot "Uzur" di Bogor Setelah Dilarang Beroperasi: Jadi Plat Hitam atau Besi Tua
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Damai AS-Iran Picu Euforia Pasar, Nasdaq Ditutup Naik 3 Persen
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.