Mahasiswa Geruduk Diskusi Budiman Sudjatmiko-Nusron Wahid-Wamentan Sudaryono di UGM

republika.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Tiga pejabat negara yang tengah menjadi pembicara dalam forum diskusi KOPDAR BARENG MAS DAR bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman digeruduk ratusan mahasiswa, Senin (16/6/2026) malam. Ketiga pejabat tersebut yakni Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko. Sementara Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang sebelumnya dijadwalkan hadir, tidak tampak dalam acara tersebut.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 20.20 WIB ketika forum diskusi masih berlangsung. Saat itu para narasumber telah menyampaikan pandangan mereka di atas panggung dalam acara yang dihadiri mahasiswa dari berbagai kampus. Sebelum kericuhan pecah, suasana diskusi berlangsung kondusif. 

Baca Juga
  • Dari Gejayan Yogya, Ratusan Mahasiswa dan Warga Sipil Suarakan 10 Tuntutan ke Pemerintah
  • Malam 1 Suro di Yogyakarta, Tradisi Mubeng Beteng Tahun Ini Diawali Wayang Gedhog Langka
  • Harga Pertamax Terbang Tinggi, Pertamina Jamin Stok Pertalite di Yogya Aman
Budiman Sudjatmiko bahkan sempat mengajak mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara langsung melalui forum terbuka, bukan melalui media sosial. “Silakan kritik kami disini, jangan di media sosial,” kata Budiman, Senin (15/6/2026), malam.

Tidak lama setelah sesi penyampaian materi, puluhan mahasiswa tiba-tiba naik ke atas panggung. Mereka kemudian membentangkan sejumlah spanduk berisi penolakan terhadap para pembicara yang hadir. Di antara spanduk yang dibawa massa bertuliskan "UGM Menolak Pengkhianat Reformasi" dan "UGM Menolak Penjilat Rezim".

.rec-desc {padding: 7px !important;} Aksi tersebut membuat jalannya diskusi terhenti. Situasi semakin memanas ketika terjadi aksi lempar gelas air mineral di area forum. Panitia bersama sejumlah petugas berupaya mengendalikan keadaan, namun massa terus memadati area sekitar panggung.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tegaskan Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Kasatgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Beberkan Masalah Ego Sektoral yang Hambat Kinerja Kemenkeu
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PLN Butuh 154 Juta Ton Batu Bara, Baru 134 Juta Ton yang Terkontrak
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Profil dan Riwayat Pendidikan Budiman Sudjatmiko, Eks Aktivis Digeruduk di UGM
• 1 jam laludisway.id
thumb
BMKG pastikan tidak ada potensi tsunami pasca-gempa Palu magnitudo 6,7
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.