Muaradua: Warga tiga dusun di Desa Simpang Sender Tengah, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan, terancam terisolasi akibat jembatan penghubung ambruk karena faktor usia.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Heri Pramono mengatakan bahwa jembatan tersebut ambruk pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat jembatan ambruk terdapat satu unit kendaraan truk yang melintas sehingga jatuh ke jurang.
"Jembatan ambruk diduga karena faktor usia dan tidak kuat menahan beban muatan truk yang melebihi tonase. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan truk yang masuk ke jurang juga sudah dievakuasi," kata dia melansir Antara, Senin, 15 Juni 2026.
BPBD bersama Dinas PUPR OKU Selatan melakukan kaji cepat jembatan ambruk, Senin. ANTARA/HO/BPBD OKU Selatan
Akibat peristiwa tersebut mobilitas masyarakat di Dusun 3, Dusun 4, dan Dusun 5, Desa Simpang Sender Tengah putus total. Warga pun harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk aktivitas sehari-hari.
BPBD bersama Dinas PUPR OKU Selatan sudah turun ke lokasi untuk melakukan survei dan kaji cepat guna memetakan kerusakan pada jembatan serta menyiapkan penanganan darurat agar aktivitas masyarakat kembali normal.
“Prioritas kami memastikan warga tidak nekat melintas dan menyiapkan skema penanganan sementara,” kata dia.
Baca Juga :
Dikepung Rob, Pemkab Pekalongan Segera Bangun Rumah Pompa“Kami minta warga bersabar dan utamakan keselamatan. Pemkab OKU Selatan berupaya maksimal agar proses penanganan dan pembangunan ulang jembatan ini dipercepat,” tegas Bupati.




