BGN akan Ubah Sistem Insentif SPPG, Tak Lagi Sama Rp6 Juta per Hari

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Warungkiara 2 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyiapkan sajian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada setiap ompreng makanan (Sumber: Antara/HO/SPPG Warungkiara 2 Sukabumi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengubah sistem insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut sistem insentif tidak lagi Rp6 juta per hari per SPPG.

"Setelah data penerima manfaat itu fix, kami harapkan nanti insentifnya enggak fix Rp6 juta semua kan," ujarnya di Jakarta, Senin (15/6/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV

Setelah pihaknya sudah mengetahui jumlah penerima manfaat ril dari SPPG-SPPG, barulah BGN akan menetapkan insentif. Insentif ini mungkin tidak sama per SPPG. 

Model insentif juga akan dievaluasi. Bukan hanya sekadar berdasar jumlah output atau keluaran saja, tetapi berdasarkan kualitas dan standar keamanan makanan. Wakil Kepala BGN itu menyatakan pihaknya akan membuat sistem penilaian terhadap SPPG terkait hal itu. 

Agustina mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan harapan tujuan program MBG tercapai dengan anggaran yang betul-betul tepat sasaran.

Baca Juga: BGN Bertemu Komisi IX DPR, Ini Isi Pembahasannya

Menurutnya, model pemberian insentif yang sekarang ada kecenderungan lebih boros keuangan negara. 

Wakil Kepala BGN baru itu menegaskan pihaknya akan menata ulang tata kelola MBG.

Pihaknya juga akan memfokuskan kembali penerima manfaat program MBG. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sppg
  • mbg
  • program makan bergizi gratis
  • sistem insetif sppg
  • badan gizi nasional
  • efisiensi anggaran mbg
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rosan Roeslani Menyatakan Pertemuan dengan 122 Investor Global Berhasil Memulihkan Kepercayaan terhadap Ekonomi Indonesia
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Pemerintah Menyiapkan Kompor Listrik untuk Rumah Tangga di Bawah 900 kVA Guna Kurangi Ketergantungan Impor LPG
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Uni Eropa Siapkan Jalur Perdagangan Alternatif untuk Kurangi Ketergantungan pada Selat Hormuz
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
India Tiba-tiba Blokir Telegram
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Stabilkan Harga Saham, MBMA Kembali Buyback Rp1,46 Triliun
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.