JAKARTA, KOMPAS.TV - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal memasuki fase evaluasi besar-besaran selama masa libur sekolah.
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diaudit guna memastikan kualitas layanan dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan momentum libur sekolah akan dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional dapur MBG di berbagai daerah.
"Kami memanfaatkan momentum libur sekolah ini. Kami akan hentikan dan audit semua dapur, sehingga nanti mudah-mudahan ketika anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik kondisi di lapangan, sudah lebih rapi, terutama tadi masalah data," katanya mengutip Antara, Selasa (16/5/2026).
"Saya kawal betul teman-teman di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), dan kami sudah mulai koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data."
Baca Juga: BMKG: 30 Kota Hujan Selasa 16 Juni, 3 Wilayah Waspada Hujan Sangat Lebat
BGN menegaskan audit tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga menyasar standar keamanan pangan, kualitas makanan yang disajikan, hingga kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
SPPG yang dinilai tidak layak atau tidak memenuhi ketentuan berpotensi dihentikan operasionalnya sebagai bagian dari langkah penataan program.
Selain itu, pembenahan data penerima manfaat juga menjadi perhatian utama. Menurut Agustina, validitas data menjadi fondasi penting sebelum BGN melakukan berbagai penyesuaian kebijakan di lapangan.
Skema Insentif Dapur MBG Bakal Dirombak
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- makan bergizi
- program mbg
- badan gizi
- dapur mbg
- gizi nasional
- insentif sppg





