Seleksi 101 Kandidat Pelaut, Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Distribusi Energi

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Pertamina Patra Niaga melakukan seleksi sebanyak 101 kandidat pelaut yang akan menjadi garda terdepan distribusi energi menggunakan transportasi laut. Seleksi mencakup tes tertulis yaitu tes kemampuan bahasa Inggris (TOEIC), psikotes, dan tes potensi akademik general dan teknis. 

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto mengatakan bahwa rangkaian seleksi ini menjadi cermin dari standar profesional yang diterapkan dalam operasional armada kapal energi nasional.

Baca Juga :
Capai Produksi 1 Juta Barel, PHE Cetak Laba Bersih US$2,17 Miliar di tahun 2025
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

"Menjadi pelaut di armada Pertamina bukan sekadar soal teknis berlayar melainkan akan menghadapi tantangan nyata di lautan yang meembutuhkan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan tinggi dan berlayar di laut internasional yang akan membutuhkan koordinasi lintas negara. Itulah mengapa rangkaian seleksi yang kami rancang bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari standar profesional pelaut yang sesungguhnya," ujar Arif dikutip dari keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.

Seleksi tersebar di lima kota, yakni Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar, dari 9-11 Juni 2026, serta diikuti oleh para kandidat yang berasal dari berbagai institusi pendidikan vokasi dan maritim, di antaranya Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya, dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Salah satu komponen seleksi ialah Tes Kemampuan Bahasa Inggris menggunakan standar TOEIC (Test of English for International Communication) yang mencakup dua aspek utama: Listening; kemampuan memahami percakapan dalam konteks pekerjaan, dan Reading; kemampuan memahami teks bisnis dan dokumen teknis dalam Bahasa Inggris. Selanjutnya psikotes untuk menilai tiga dimensi utama: kognitif, sikap kerja, dan kepribadian 

Terakhir ialah, tes potensi akademik yang terbagi dalam dua kategori, yakni TPA General dan TPA Teknis. TPA General mengukur kemampuan dasar kognitif peserta, meliputi penalaran umum, literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta penalaran matematika. Sementara itu, TPA Teknis dirancang khusus untuk mengukur pengetahuan peserta dalam bidang kelautan dan perkapalan.

“Program ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya (Beasiswa Crewing Talent Scouting) yang telah berhasil mencetak 20 pelaut muda berbakat pada tahun 2025, dan kini hadir dengan target yang lebih banyak, menjaring 23 talenta terbaik dari tujuh perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia. Kami memastikan dari seluruh tahapan program berjalan terstruktur dan transparan, mulai dari seleksi hingga pembinaan peserta, Pertamina akan memperoleh talenta pelaut terbaik,” ujar President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.

Baca Juga :
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Pertamina Pastikan Cetak UMKM Penggerak
Olah Sampah dan Limbah Jadi Berkah, Pertamina Patra Niaga Gandeng Warga Sekitar Wilayah Operasional
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakil Asia Belum Terkalahkan di Laga Pertama Piala Dunia 2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
2,6 Juta Petani Sawit Hadapi Tantangan Besar Masuk Rantai Pasok Global
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
CNN: Iran Menyegel Uranium yang Diperkaya dan Memasang Ranjau Darat untuk Mencegah Akses Militer AS ke Material Nuklir
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Ada BYD-Wuling, 10.000 Kontainer 2 Minggu Tak Diangkut dari Priok
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga iPhone Resmi Juni 2026 di Indonesia, Mulai Rp8 Jutaan
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.