Batik Besurek Bengkulu tembus pasar internasional lewat Oase Gallery

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Bengkulu (ANTARA) - Pelaku usaha lokal berhasil membawa Batik Besurek khas Bengkulu menembus pasar internasional setelah hampir satu dekade secara konsisten mengembangkannya, dan kini rutin mampu mengekspor produk batiknya ke pasar internasional, khususnya Malaysia dan Singapura.

"Kami merasa sangat senang karena bisa memperkenalkan produk khas Bengkulu ke mancanegara. Ke depan, kami berharap dapat mengikuti lebih banyak event internasional, khususnya di Eropa, agar Batik Besurek semakin dikenal dunia," kata pemilik Oase Gallery Fitria Gustina di Bengkulu, Selasa.

Fitria mengatakan perjalanan usaha tersebut bermula dari pengiriman perdana kain dan pakaian bermotif Batik Besurek ke Malaysia pada 2017. Saat itu ia tidak pernah membayangkan produknya dapat diterima pasar internasional dan berkembang hingga melakukan pengiriman secara rutin ke luar negeri.

Menurut dia, saat ini galeri baiknya mampu melakukan tiga hingga empat kali pengiriman produk ke luar negeri setiap tahun dengan tujuan utama Malaysia dan Singapura.

Produk yang dipasarkan Oase Gallery mengangkat kekayaan budaya Bengkulu melalui motif khas Batik Besurek, seperti kaligrafi Arab gundul, bunga Rafflesia, serta ragam flora dan fauna lokal yang dipadukan dalam karya buatan tangan.

Keunikan tersebut membuat Batik Besurek mendapat sambutan positif dari konsumen mancanegara karena menghadirkan nilai budaya, religi, dan identitas daerah dalam setiap produknya.

Seiring berkembangnya usaha, Oase Gallery kini mampu mencatat omzet sekitar Rp50 juta per bulan dan memberdayakan enam tenaga kerja. Saat permintaan meningkat, usaha tersebut juga menggandeng perajin lokal untuk membantu proses produksi.

Perkembangan usaha Oase Gallery tidak terlepas dari pendampingan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan sejak 2019 melalui penguatan sarana produksi, pelatihan manajemen usaha, hingga fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran.

"Sejak 2019 kami mendampingi Oase Gallery dan melihat pertumbuhannya sangat positif. Mereka tidak hanya menjaga warisan budaya Batik Besurek tetap lestari, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ini bukti UMKM lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing di pasar global," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi.

Kisah Oase Gallery, kata dia, menunjukkan bahwa warisan budaya yang dirawat dan dikembangkan secara konsisten tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan zaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi sekaligus membawa nama Bengkulu semakin dikenal di tingkat internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mencermati Respons Pasar dan Rupiah saat BI-Rate Naik ke 5,50 Persen
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Lamine Yamal Cuma Cadangan, Pelatih Spanyol Langsung Bicara soal Final Piala Dunia 2026 usai Ditahan Tanjung Verde
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Alasan Mahasiswa Geruduk Diskusi Nusron, Budiman, dan Sudaryono di UGM
• 5 jam laludetik.com
thumb
Pasar Bunga Rawa Belong Perlu Modernisasi, dari "Cold Storage" hingga Digitalisasi Layanan
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Nusa Palapa (NPGF) Raup Penjualan Rp85,26 Miliar, Melonjak 109,8 Persen pada Kuartal I-2026
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.