Pelindo Cabang Kalimas memastikan seluruh aktivitas kepelabuhanan tetap berjalan normal meski kawasan pelabuhan sempat terdampak banjir rob akibat pasang air laut pada Senin (15/6/2026).
Kesiapsiagaan itu dilakukan menyusul peringatan dini BMKG Kelas II Tanjung Perak mengenai potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 12–18 Juni 2026 di sejumlah kawasan pesisir Surabaya.
Meski sempat terjadi genangan di area Pelabuhan Kalimas, kondisi tersebut dapat ditangani dengan cepat. Air dilaporkan surut dalam waktu kurang dari dua jam sehingga tidak menimbulkan gangguan berarti terhadap aktivitas pelabuhan.
Banjir rob merupakan fenomena alam yang terjadi akibat kenaikan muka air laut saat pasang, sehingga menyebabkan genangan di sejumlah wilayah pesisir, termasuk sebagian kawasan pelabuhan.
Pelindo menegaskan kegiatan bongkar muat barang, pelayanan kapal, serta aktivitas pengguna jasa di Pelabuhan Kalimas tetap berlangsung normal selama peristiwa tersebut.
Sebagai upaya mitigasi, Pelindo Kalimas secara rutin melakukan normalisasi saluran pembuangan air untuk memastikan sistem drainase berfungsi optimal saat terjadi kenaikan muka air laut.
Selain itu, sejumlah pompa air juga telah disiagakan guna mempercepat pengaliran genangan kembali ke laut apabila rob kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Tidak hanya menyiapkan sarana pendukung, Pelindo juga menempatkan personel dan tim operasional di sejumlah titik strategis untuk melakukan pemantauan dan penanganan cepat terhadap potensi genangan.
Ana Andiliya General Manager Pelabuhan Kalimas, GSN, dan Terminal Penumpang mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi pasang surut air laut serta memperkuat koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait.
“Pelindo terus memantau perkembangan kondisi pasang surut air laut dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait. Berbagai langkah antisipasi telah kami siapkan, mulai dari normalisasi saluran air, penyiagaan pompa, hingga personel di lapangan. Alhamdulillah, genangan yang sempat terjadi pada 15 Juni dapat surut dalam waktu kurang dari dua jam dan tidak mengganggu aktivitas operasional pelabuhan. Kami memastikan seluruh layanan di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal dan aman bagi pengguna jasa,” ujar Ana Andiliya.
Pelindo memastikan kesiapan seluruh perangkat operasional akan terus ditingkatkan selama periode potensi rob berlangsung guna menjaga kelancaran aktivitas logistik dan transportasi laut di Pelabuhan Kalimas.
Masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan juga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir rob serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kondisi pasang surut yang disampaikan oleh BMKG maupun otoritas terkait. (saf/ham)




