Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta mencatat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan di Jakarta mengalami penurunan sekitar 10 persen setelah periode Lebaran 2026 yang dipicu melemahnya daya beli masyarakat.
"Kita merasakan, namun belum ada data yang lebih akurat. Kunjungan sedikit ada penurunan kurang lebih 10 persen setelah Lebaran," kata Ketua APPBI DPD DKI Jakarta Mualim Wijoyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pelaku usaha pusat perbelanjaan untuk tetap menjaga tingkat kunjungan dan transaksi masyarakat.
Karena itu, APPBI DKI kembali menggelar Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 sebagai upaya memberikan stimulus kepada masyarakat melalui berbagai program promosi, potongan harga, hingga hadiah menarik.
"APPBI DKI mengadakan FJGS untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam situasi seperti ini dengan memberikan beberapa stimulasi seperti diskon, hadiah dan berbagai program promosi lainnya," ucapnya.
FJGS 2026 resmi dibuka di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang berlangsung hingga 22 Juli 2026.
Sebanyak 104 pusat perbelanjaan di seluruh Jakarta turut berpartisipasi dalam ajang belanja tahunan itu bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Mualim mengatakan FJGS menjadi kegiatan strategis karena melibatkan pengusaha dan pengelola pusat perbelanjaan yang diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan sejumlah insentif pajak bagi pelaku ekonomi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat peran pusat perbelanjaan sebagai penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya.
Meski daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan, APPBI DKI tetap optimistis target transaksi FJGS 2026 sebesar Rp16 triliun dapat tercapai hingga akhir penyelenggaraan festival.
Baca juga: Transaksi Jakarta Great Sale 2026 ditargetkan capai Rp16 triliun
Baca juga: APPBI: Libur panjang topang penjualan ritel saat low season
Baca juga: APPBI optimistis pusat perbelanjaan tetap ramai meski rupiah melemah
"Kita merasakan, namun belum ada data yang lebih akurat. Kunjungan sedikit ada penurunan kurang lebih 10 persen setelah Lebaran," kata Ketua APPBI DPD DKI Jakarta Mualim Wijoyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pelaku usaha pusat perbelanjaan untuk tetap menjaga tingkat kunjungan dan transaksi masyarakat.
Karena itu, APPBI DKI kembali menggelar Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 sebagai upaya memberikan stimulus kepada masyarakat melalui berbagai program promosi, potongan harga, hingga hadiah menarik.
"APPBI DKI mengadakan FJGS untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam situasi seperti ini dengan memberikan beberapa stimulasi seperti diskon, hadiah dan berbagai program promosi lainnya," ucapnya.
FJGS 2026 resmi dibuka di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang berlangsung hingga 22 Juli 2026.
Sebanyak 104 pusat perbelanjaan di seluruh Jakarta turut berpartisipasi dalam ajang belanja tahunan itu bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Mualim mengatakan FJGS menjadi kegiatan strategis karena melibatkan pengusaha dan pengelola pusat perbelanjaan yang diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan sejumlah insentif pajak bagi pelaku ekonomi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat peran pusat perbelanjaan sebagai penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya.
Meski daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan, APPBI DKI tetap optimistis target transaksi FJGS 2026 sebesar Rp16 triliun dapat tercapai hingga akhir penyelenggaraan festival.
Baca juga: Transaksi Jakarta Great Sale 2026 ditargetkan capai Rp16 triliun
Baca juga: APPBI: Libur panjang topang penjualan ritel saat low season
Baca juga: APPBI optimistis pusat perbelanjaan tetap ramai meski rupiah melemah





