JAKARTA, KOMPAS - Legislatif menyoroti belum maksimalnya sosialisasi pendaftaran sistem penerimaan murid baru di Jakarta. Situasi ini menjadi salah satu kendala dari tahun ke tahun.
Praktik pungutan liar juga dikeluhkan warga. Padahal, pendaftaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) gratis alias tidak dipungut biaya sama sekali.
SPMB, dulu penerimaan peserta didik baru (PPDB), pada tahun ajaran 2026/2027 dibuka sejak 15 Juni 2026. Sistem daring berlaku untuk sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, SMK, serta SPMB bersama.
Sementara jenjang PAUD, SLB, dan SKB dilakukan secara hibrida, yakni gabungan daring dan luring. Khusus SPMB sekolah swasta gratis dilaksanakan secara luring.
"Ada beberapa permasalahan yang membuat SPMB sebelumnya berjalan kurang optimal. Pertama, sosialisasi pembukaan dan jadwal belum masif dan optimal. Banyak warga tidak mendapatkan informasi-informasi yang mereka butuhkan," tutur Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta, Justin Adrian pada Selasa (16/6/2026).
Komisi E DPRD Jakarta membidangi kesejahteraan rakyat. Salah satu mitra kerjanya adalah Dinas Pendidikan Jakarta.
Masalah kedua, yakni Pemprov Jakarta belum proaktif untuk menjelaskan dan membantu pendaftaran SPMB. Akibatnya, warga yang kurang fasih ataupun mengalami keterbatasan teknologi akan sulit mendaftarkan anak-anaknya.
Hal ini tergambar dalam kolom komentar akun Instagram ofisial SPMB Jakarta. Salah satunya ialah unggahan yang mengumumkan liburnya layanan pada Selasa ini karena bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah.
Di dalam akun itu juga masih ada yang bertanya tentang cara pendaftaran. Sebab, informasi yang diterimanya pendaftaran secara daring dan luring. Banyak pula akun yang bertanya tentang aktivasi akun, jadwal seleksi, dan perbedaan jalur seleksi. Ofisial SPMB Jakarta terpantau merespons satu per satu pertanyaan di kolom unggahannya tersebut.
Komisi E DPRD Jakarta juga menyoal keluhan pungli. Padahal, pendaftaran SPMB gratis sehingga tidak ada lagi pungutan biaya sama sekali.
Menurut Justin, Pemprov Jakarta perlu menggencarkan sosialisasi. Selain di media sosial dan pengumuman di ruang publik, posko-posko SPMB harus sigap membantu warga yang kesulitan mendaftarkan anak-anaknya.
"Setelah sosialisasi tentu saja mengawasi pelaksanaan secara ketat. Jangan sampai ada pungli-pungli yang menyasar warga lagi. Masyarakat juga harus didorong untuk melaporkan pelanggaran tersebut. Jika ada lembaga atau oknum yang ketahuan, jangan segan-segan untuk disanksi," ucap Justin.
Dinas Pendidikan Jakarta dalam keterangannya menyebutkan, posko telah disiapkan di semua sekolah negeri, suku dinas pendidikan, dan kantor dinas pendidikan, baik daring maupun luring.
Informasi lengkap seputar SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui laman Disdik.jakarta.go.id dan SPMB.jakarta.go.id.
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui media sosial resmi PMB Jakarta, yakni Instagram @officialpmbdki, Facebook PMBDKI1, dan X @PMBDKI.
Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Nahdiana mengatakan, seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat diminta mencermati jadwal dan ketentuan resmi serta tidak mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan Jakarta.





