Minyakita Kini Langka di Pasaran Usai Tak Lagi jadi Bagian Program Bantuan Pangan

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Minyak goreng rakyat Minyakita kini mengalami kelangkaan di sejumlah pasar di berbagai daerah Indonesia. 

Kondisi ini terjadi setelah adanya kenaikan harga minyak goreng secara umum serta perubahan kebijakan pemerintah terkait distribusi komoditas tersebut.

Kini, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara resmi telah mengeluarkan komoditas Minyakita dari program bantuan pangan.

BACA JUGA:Sigap! Rutan Salemba Gagalkan Penyelundupan Narkoba Cair yang Disamarkan dalam Obat Batuk

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, stok Minyakita kedepannya akan diarahkan ke pasar rakyat agar masyarakat dapat secara langsung membelinya di jalur distribusi umum.

"Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat," ucap Mendag Budi di Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Dalam menanggapi kondisi ini, Ekonom sekaligus Dosen Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat turut menyoroti besaran kebutuhan rumah tangga bawah terhadap minyak goreng murah.

"Jika 132,8 juta liter MinyaKita dibutuhkan oleh penerima bantuan, maka pertanyaan kebijakannya adalah bagaimana negara menjamin pasokan sebesar itu tanpa merusak pasar," ucap Achmad ketika dihubungi oleh Disway, pada Selasa, 16 Juni 2026.

BACA JUGA:Gempa Palu M6.9, Warga Waspadai Tsunami

Dalam hal ini, Achmad menilai bahwa penghapusan MinyaKita dari Bantuan Pangan hanya akan menggeser masalah apabila akar permasalahannya tidak diselesaikan.

"Barang mungkin lebih banyak masuk pasar, tetapi belum tentu terbeli oleh kelompok miskin dengan harga sesuai HET. Fakta di lapangan menunjukkan HET tidak selalu efektif. Ombudsman pada Mei 2026 menemukan MinyaKita sulit ditemukan di beberapa pasar di Jakarta," tutur Achmad.

Sebelumnya, hasil pantauan Disway juga menemukan bahwa beberapa stok Minyakita di pasaran juga dijual dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan, yang berjumlah sebesar Rp 15.700 per liter.

Dalam hal ini, kelangkaan komoditas Minyakita ini menyebabkan sejumlah pedagang pun kini juga terpaksa menaikkan harga jual Minyakita menjadi di kisaran Rp 20.000.

BACA JUGA:Gempa Bumi M 6,7 Guncang Palu, BMKG Ungkap Penyebab dan Kondisi Terkini

Salah satunya adalah Firda, pedagang lainnya di pasar Parung, Bogor, Jawa Barat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSIS Resmi Datangkan Syahrian Abimanyu, Tambah Kekuatan Demi Misi Promosi
• 18 jam lalubola.com
thumb
BRI Hadirkan Fitur “Toggle” Nabung Emas Otomatis di BRImo, Transfer Sekaligus Berinvestasi Mulai dari Rp10 Ribu
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
BGN Evaluasi Insentif Dapur MBG, Tidak Lagi Flat Rp6 Juta/Hari
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Pangan Nasional Selasa 16 Juni Naik Tajam, Cabai Rawit Merah Tembus Rp123.750 per Kg
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Artificial Intelligence Menguji Etika Fotografer Jurnalistik
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.