jpnn.com, BUSAN - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, menerima penghargaan internasional berupa gelar Profesor Emeritus (Kehormatan) dari Silla University, Busan, Korea Selatan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Haikal dalam pengembangan ekosistem halal serta dukungannya terhadap kemajuan pendidikan dan penguatan sumber daya manusia di sektor halal.
BACA JUGA: Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di 2.183 lokasi, BPJPH Raih Rekor MURI
Penganugerahan itu juga mencerminkan makin besarnya pengakuan dunia internasional terhadap upaya Indonesia dalam membangun dan memperkuat industri halal global.
Selama ini, BPJPH dinilai aktif mendorong kerja sama lintas negara, memperluas pemahaman mengenai jaminan produk halal, serta mendukung harmonisasi standar halal di berbagai negara.
BACA JUGA: Tinjau Langsung Pedagang, Kepala BPJPH Dorong Pasar Tertib Halal
Haikal mengatakan konsep halal tidak hanya ditujukan bagi umat Islam, tetapi juga membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat secara umum.
“Halal is for all. Halal itu untuk semua. Halal is rahmatal lil alamin. Halal itu rahmat bagi semua umat manusia,” kata Haikal.
BACA JUGA: Kepala BPJPH Bicara soal Permintaan Donald Trump adalah Hoaks
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Silla University juga menjalin kerja sama dengan BIC Halal Korea untuk memperkuat pendidikan dan sertifikasi halal bertaraf internasional.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan riset, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor halal.
Pengakuan dari institusi akademik internasional tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri halal global, tidak hanya dari sisi regulasi dan sertifikasi, tetapi juga dalam pengembangan pendidikan.
Haikal menegaskan bahwa penguatan industri halal modern harus didukung standar yang menjamin kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal.
“Standar halal modern kini bertumpu pada tiga pilar utama, Traceability, Transparency, dan Trustability. Ketiga prinsip ini memastikan kehalalan produk terjamin secara utuh dari hulu hingga hilir,” ujarnya. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




