Jakarta: Penyiar senior Televisi Republik Indonesia (TVRI) Teddy Resmi Sari meninggal dunia di kediamannya, kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin dini hari, 15 Juni 2026. Teddy Resmi Sari wafat dalam usia 90 tahun.
Anak almarhumah Teddy Resmi Sari, Audy Mirza Alwi, mengatakan ibundanya memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaan sekaligus keluarga. Teddy Resmi Sari juga sosok ibu yang murah hati dan suka meringankan kesusahan orang lain
"Di lain pihak dia juga ibu yang sibuk dengan pekerjaannya, bahkan sampai bisa menulis sebuah buku di tengah kesibukannya itu," kata Audy dilansir dari Antara, Selasa, 16 Juni 2026.
Teddy Resmi Sari merupakan salah satu penyiar yang bergabung pada masa awal berdirinya TVRI. Dia dikenal luas oleh masyarakat melalui program Cerdas Cermat untuk anak-anak serta Panorama Remaja yang populer pada era 1970-an.
Putri ketiga sastrawan Sanusi Pane itu mengawali karier di dunia penyiaran sebagai penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) sebelum berkiprah di TVRI. Selain menjadi pembaca berita, dia dikenal sebagai produser dan penulis naskah program televisi.
Penyiar senior Televisi Republik Indonesia (TVRI) Teddy Resmi Sari. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi Audy Mirza Alwi
Menurut Audy, kesibukan Teddy Resmi Sari di dunia penyiaran tidak mengurangi perhatiannya terhadap pendidikan anak-anaknya. Seluruh anak-anaknya bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Audy juga mengatakan hingga masa tuanya, Teddy Resmi Sari tetap mengikuti perkembangan dunia komunikasi dan penyiaran nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, almarhumah tinggal bersama putri bungsunya di Tangerang Selatan.
Teddy meninggalkan dua putri dan dua putra yang telah berkeluarga. Jenazah almarhumah dimakamkan di Tempat Pemakaman Islam RW 07 Kampung Tipar, Cimanggis, Depok.
Sosok yang akrab disapa Kak Teddy itu dikenang sebagai bagian dari generasi awal penyiar radio dan televisi yang mewarnai perkembangan penyiaran Indonesia.




