Pantau - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyatakan industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi sektor prioritas pembiayaan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Fokus Pembiayaan untuk Sektor ProduktifDony menyampaikan kebijakan tersebut sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat peran sektor perbankan dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia mengungkapkan, “Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.”
Selain sektor-sektor tersebut, pembiayaan juga diarahkan kepada bidang yang memiliki multiplier effect tinggi terhadap perekonomian nasional.
Evaluasi Kinerja dan Penguatan Perbankan BUMNArahan tersebut disampaikan Dony dalam rapat bersama Komisaris Utama dan Direktur Utama bank-bank Himbara yang digelar pada Senin (15/6) sekaligus membahas evaluasi kinerja perbankan BUMN.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, “Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.”
Pertemuan juga membahas penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta strategi menjaga daya tahan dan daya saing perbankan BUMN di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.
BP BUMN bersama Danantara dan jajaran Himbara berkomitmen memastikan perbankan BUMN terus tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan manajemen.




