WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pejabat senior Amerika Serikat (AS) menyatakan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani dengan Iran secara resmi mengakhiri konflik.
MoU itu disebut berisi kebijakan ekonomi, verifikasi program nuklir, serta komitmen keamanan regional dari kedua belah pihak.
Dalam konferensi pers di Washington, Senin (15/6) waktu AS, pejabat itu mengatakan detail kesepakatan Washington dan Teheran baru akan dirilis kepada publik dalam waktu 24-48 jam.
Secara garis besar, pejabat itu menyebut kesepakatan ini menjadi fondasi bagi "negosiasi dan hubungan" AS dan Iran di kemudian hari.
Pejabat tersebut menyatakan Iran bersedia bekerja sama dengan AS untuk memastikan Teheran tidak membangun senjata nuklir. Iran juga disebut sepakat untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
Baca Juga: Trump Ungkap AS-Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Dibuka dan Blokade ke Teheran Dihentikan
Pejabat itu juga menyebut lalu lintas Selat Hormuz telah membaik, tetapi belum akan pulih dalam waktu setidaknya dua pekan. Sebab, jalur perairan tersebut dipenuhi ranjau dan berisiko bagi pelayaran.
"Anda akan melihat peningkatan lalu lintas yang siginifikan di Selat Hormuz yang sebenarnya telah terjadi," kata pejabat tersebut sebagaimana dikutip Anadolu.
Sementara itu, mengenai pencairan aset Iran yang dibekukan, pejabat itu menyampaikan pencairan akan dilakukan bertahap dan tergantung persyaratan yang dipenuhi Teheran.
"Anda tidak bisa memberi mereka akses dana atau mencairkan dana jika hanya digunakan untuk mendanai terorisme dan instabilitas di kawasan," katanya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- mou as iran
- kesepakatan as iran
- selat hormuz
- ranjau selat hormuz
- amerika serikat





