Temui PM Singapura, Pramono Tawari Investasi Bangun Proyek MRT Fase 3 dan 4

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka peluang investasi Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta Transit-Oriented Development (TOD) saat menemui Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura.

Pramono membuka ruang bagi penguatan investasi Singapura di Jakarta, termasuk pada proyek Transit-Oriented Development (TOD), pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta berbagai inisiatif transformasi perkotaan yang mendukung Jakarta menuju kota global.

Baca Juga :
Prabowo Terima Menlu Qatar, Bahas Komitmen Investasi USD 4 Miliar
Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Rosan Pastikan Pemerintah Tak Asal Tarik Investasi

Ilustrasi Singapura kedatangan MRT baru
Photo :
  • Istimewa

“Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura,” kata Pramono dalam keterangan resmi, Selasa, 16 Juni 2026.

Selain menawarkan peluang investasi pada sektor transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan, Gubernur Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten.

Menurutnya, kepastian kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.

“Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten. Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama,” kata Pramono.

Dalam pertemuannya dengan PM Wong, Pramono menyampaikan pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai mitra strategis, termasuk Singapura.

Pertemuan ini juga memperkuat kembali komunikasi yang telah terbangun antara Pramono dan PM Lawrence Wong sejak keduanya sama-sama bertugas di pemerintahan nasional. Saat itu, Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, sedangkan Lawrence Wong memegang sejumlah posisi strategis di Pemerintah Singapura.

Pekerja memeriksa bangunan terowongan MRT Fase 2A Stasiun MRT Thamrin dan Monas
Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Pengalaman tersebut juga mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah guna memberikan kepastian bagi investor.

“Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor,” ungkap Pramono. (Ant)

Baca Juga :
Prabowo Ajak Jerman Investasi Hilirisasi hingga Kendaraan Listrik di Indonesia
Indonesia-Jerman Sepakat Perkuat Kemitraan di Bidang Investasi hingga Ketenagakerjaan
Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%, Rosan: Butuh Investasi Rp13.032 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas di Pegadaian Kompak Naik: UBS Rp2,737 Juta, Galeri 24 Dijual Rp2,718 Juta
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nusa Palapa (NPGF) Raup Penjualan Rp85,26 Miliar, Melonjak 109,8 Persen pada Kuartal I-2026
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Hilal Tidak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh Pada Rabu 17 Juni
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Konsumen Ford Escape Ramai-Ramai Beralih ke Explorer, Rela Bayar Lebih Mahal
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Jangkau 28 Desa, Program Desa Sahabat Mandiri Hadir di Rute MJM 2026
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.