Ketua MUI Sambut Damai AS-Iran, Harap Jadi Momentum Hentikan Konflik di Gaza

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyambut baik tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Menurut Sudarnoto, kesepakatan tersebut merupakan langkah positif untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah sekaligus membuka peluang terciptanya stabilitas kawasan yang lebih berkelanjutan.

"Saya, atas nama MUI, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran," kata Sudarnoto dalam keterangannya.

Ia berharap kesepakatan tersebut mampu mengakhiri ketegangan yang selama ini membayangi kawasan, mencegah eskalasi konflik yang lebih luas, serta mendorong terciptanya perdamaian dunia.

Tak hanya itu, Sudarnoto juga berharap momentum damai AS-Iran dapat menjadi pintu masuk untuk menghentikan kekerasan yang masih berlangsung di Palestina, khususnya di Gaza.

"Perdamaian itu merupakan nilai universal yang sejalan dengan ajaran Islam, cita-cita kemanusiaan, serta amanah yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945," ujarnya.

Cegah Krisis dan Gejolak Ekonomi Global

Sudarnoto menilai penghentian konflik antara AS dan Iran memiliki sejumlah dampak strategis bagi kawasan maupun dunia.

Menurut dia, kesepakatan damai tersebut dapat mencegah meluasnya perang yang berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan krisis kemanusiaan di Timur Tengah.

Selain itu, perdamaian juga dinilai penting untuk menjamin keamanan pelayaran internasional di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan dan distribusi energi global.

Ia menambahkan, meredanya ketegangan di kawasan Teluk dapat membantu menekan risiko lonjakan harga minyak dunia yang selama ini kerap dipicu situasi geopolitik.

"Stabilitas pasokan energi dan perdagangan internasional sangat penting untuk menjaga ekonomi global, termasuk menekan inflasi dan menjaga kesejahteraan masyarakat di berbagai negara berkembang," katanya.

Lebih lanjut, Sudarnoto menegaskan bahwa kesepakatan damai AS-Iran seharusnya menjadi titik awal pembentukan arsitektur keamanan kawasan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong pembentukan mekanisme dialog dan komunikasi permanen yang melibatkan negara-negara terkait untuk menyelesaikan perbedaan melalui jalur diplomasi. Sudarnoto juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional mengawal implementasi kesepakatan damai secara adil dan transparan.

"Agar semua pihak menjunjung tinggi prinsip hukum internasional, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan penyelesaian sengketa secara damai," ujarnya.

Desak Penghentian Kekerasan di Gaza

Dalam pernyataannya, Sudarnoto turut menyoroti konflik yang masih berlangsung di Gaza dan wilayah sekitarnya.

Ia berharap semangat perdamaian yang melandasi kesepakatan AS-Iran dapat diteruskan menjadi langkah nyata untuk menghentikan kekerasan, agresi militer, dan pelanggaran hak asasi manusia di berbagai wilayah konflik.

Secara khusus, Sudarnoto berharap Pemerintah AS menggunakan pengaruh politik dan diplomatiknya untuk mendorong penghentian serangan yang menimbulkan korban sipil di Gaza, Palestina, maupun Lebanon.

"MUI menegaskan bahwa penghentian perang, pembukaan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, perlindungan terhadap warga sipil, penghormatan terhadap hukum humaniter internasional, serta dimulainya proses penyelesaian politik yang adil bagi rakyat Palestina harus menjadi bagian penting dari agenda perdamaian kawasan pasca-kesepakatan Amerika Serikat dan Iran," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KA Pandalungan 2 Rute Gambir-Jember Resmi Meluncur 18 Juni, Ada Diskon Tiket 30 Persen
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Pezeshkian: Kemarahan Israel ‘Tanda Jelas’ Kemenangan Iran
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
UBSI Gelar Seminar Personal Branding, Dery Kasisolusi Ajak Mahasiswa Berani Tunjukkan Nilai Diri
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cape Verde Tahan Imbang 0-0, Spanyol Mandul Meski Turunkan Lamine Yamal dan Nico Williams
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Marinus Gea Menyatakan Dukungan Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk Pemenuhan Hak Korban
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.