VIVA – Timnas Spanyol yang datang dengan status unggulan justru gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 0-0 oleh debutan asal Afrika, Cape Verde, dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin malam 23.00 WIB, 15 Juni 2026.
Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Cape Verde. Berstatus tim debutan di ajang Piala Dunia, Blue Sharks mampu membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap turnamen. Disiplin bertahan dan penampilan gemilang sang kiper membuat La Roja frustrasi sepanjang 90 menit.
Spanyol sejatinya tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Anak asuh Luis de la Fuente langsung mengurung pertahanan Cape Verde melalui pergerakan Ferran Torres dan Marc Cucurella dari sisi sayap.
Pada menit-menit awal, Ferran Torres sempat mencoba menembus pertahanan lawan, tetapi bek Cape Verde, Sidny Cabral, tampil sigap menghalau ancaman tersebut.
Meski terus ditekan, Cape Verde tidak kehilangan keberanian. Tim besutan Bubista tetap memainkan bola-bola pendek dan berusaha membangun serangan dari belakang. Mental mereka sebagai debutan sama sekali tak terlihat di atas lapangan.
- Reuters/Brett Davis
Sepuluh menit pertama praktis menjadi milik Spanyol. Penguasaan bola mereka terus meningkat hingga mencapai sekitar 60 persen pada pertengahan babak pertama. Namun, rapatnya lini pertahanan Cape Verde membuat serangan La Roja kerap buntu sebelum memasuki kotak penalti.
Peluang berbahaya pertama hadir pada menit ke-14 saat Rodri melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, bola masih mampu diamankan kiper veteran Cape Verde, Josimar Vozinha.
Nama Vozinha kemudian menjadi sosok paling menonjol sepanjang pertandingan. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Spanyol.
Marc Cucurella nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-28 usai menerima umpan Gavi. Namun, tembakannya berhasil diblok lini belakang Cape Verde.
Mikel Oyarzabal juga memperoleh kesempatan emas menjelang akhir babak pertama. Sayangnya, sundulannya gagal mengarah tepat ke gawang. Sementara itu, Vozinha kembali tampil heroik dengan melakukan penyelamatan beruntun pada menit ke-38 dan 44. Babak pertama pun ditutup tanpa gol.
Babak Kedua Masih BuntuMemasuki paruh kedua, Spanyol meningkatkan intensitas serangan. Pedri dan Fabian Ruiz beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan melalui kombinasi umpan cepat, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi masalah.





