Liputan6.com, Jakarta - Gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah menyebabkan sejumlah bangunan di beberapa wilayah mengalami kerusakan. Salah satu yang terdampak adalah Kantor Bupati Kabupaten Sigi.
"Saat ini yang sudah kami terima adalah ada kerusakan kategori sedang di tiga wilayah, yaitu Kantor Bupati Kabupaten Sigi, kemudian rumah warga ada di Kabupaten Parigi Moutong, kemudian ada lima rumah warga juga," kata Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu saat jumpa pers, Selasa (16/5/2026).
Advertisement
Sementara di Kota Palu, beberapa lokasi mengalami kerusakan, seperti di Hotel Santika, Kafe, Hotel Best Western, hingga Auditorium Universitas Tadulako.
Hingga pukul 12.00 WIB, laporan yang diterima masih terbatas pada kerusakan non-struktural dengan kategori sedang.
Sementara itu, tim BMKG telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei sekaligus meninjau secara langsung dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
Diberitakan sebelumnya, BMKG mencatat data terbaru pasca gempa Palu berkekuatan Magnitudo 6,7. Hingga pukul 12.00 WIB, telah terjadi 20 aktivitas gempa susulan (aftershock).
"Hingga pukul 12:00 WIB, hasil monitoring BMKG telah terjadi 20 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 5,1," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama saat jumpa pers, Selasa (16/5/2026).
BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Intensitas tertinggi tercatat di Kabupaten Sigi dengan skala VII MMI.
"Pertama dengan skala intensitas VII MMI di Sigi. Kedua, skala intensitas VI MMI di Palu, Parigi Utara, dan Poso. Ketiga, skala intensitas V MMI di Parigi Moutong, Banawa Selatan. Kemudian keempat, skala intensitas IV MMI di Sindue, Balaisang, dan Masamba," katanya.




