Rincian Kasus Pencurian Emas 27 Kg di Tiongkok : Pelaku Utama Mematahkan Emas Batangan untuk Membayar Ongkos Perjalanan Saat Kabur

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Baru-baru ini terjadi kasus pencurian emas besar-besaran di kota Nanjing, Tiongkok. Sebuah toko kehilangan emas seberat 27 kilogram, dengan nilai kerugian mencapai lebih dari 27 juta Yuan Tiongkok atau Rp 71,96 miliar.  Setelah ke-11 pelaku berhasil ditangkap, berbagai rincian pelaksanaan kejahatan ini pun mulai terungkap.

Berdasarkan laporan gabungan media dalam negeri Tiongkok, kejadian ini berlangsung pada  16 Mei pagi. Sebuah toko di kawasan Jalan Dongshan, distrik Jiangning, dilaporkan dibobol. Sebanyak 37 perhiasan emas hilang dalam semalam, dengan berat total mencapai 27 kilogram, yang pada harga pasar saat itu bernilai sekitar lebih dari 27 juta Yuan.

Pihak kepolisian menemukan bahwa kunci pintu utama toko masih utuh dan tidak rusak, namun terdapat bekas-bekas pendakian di jendela belakang lantai dua. Selain itu, hanya separuh barang emas yang disimpan di etalase yang diambil, sementara barang mewah lainnya seperti jam tangan mahal sama sekali tidak tersentuh.

Hal yang mencurigakan adalah, sebelum kejadian berlangsung, sistem pengawasan di dalam toko sudah dimatikan dengan sengaja, dan rekaman dari lebih dari 80 saluran kamera telah dihapus dan diformat ulang seluruhnya.

Berdasarkan hasil analisis, polisi segera mengidentifikasi seorang pria yang dicurigai sebagai pelaku utama, bernama Tong XX. Berdasarkan penelusuran, disimpulkan bahwa Tong XX kemungkinan besar telah melarikan diri dengan menumpang kendaraan melalui jalan raya bebas hambatan.

Pada  18 Mei dini hari, tepatnya hanya sekitar 100 meter dari perbatasan Tiongkok–Vietnam, Tong XX yang hendak menyelundupkan diri ke luar negeri akhirnya ditangkap. Polisi juga berhasil menyita emas seberat 8,75 kilogram yang dibawanya.

Menurut keterangan salah satu pengemudi yang pernah mengantar Tong XX, ia telah menempuh perjalanan sejauh 2.000 kilometer. Total ongkos perjalanan yang harus dibayar mencapai lebih dari 7.000 Yuan, namun Tong XX mengaku tidak membawa uang tunai. 

Sebagai gantinya, ia mematahkan separuh bagian dari satu batangan emas untuk membayar ongkos tersebut.

Hasil penyelidikan juga menunjukkan bahwa pelaku utama lainnya, Wang XX, telah berhasil melarikan diri ke Bangkok, Thailand dengan penerbangan pada hari yang sama saat pencurian terjadi. Wang XX kemudian ditangkap di Bangkok, dan polisi berhasil menyita emas seberat 13,2 kilogram dari tangannya.

Setelah kedua pelaku utama berhasil ditangkap, tim penyelidik mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan kejahatan kelompok yang direncanakan dengan sangat matang dan cermat. Kedua pelaku utama, Wang XX dan Tong XX, keduanya merupakan lulusan program pascasarjana. Wang XX bertindak sebagai pemimpin dan pengatur keseluruhan rencana, sedangkan Tong XX bertugas melaksanakan pencurian secara langsung. 

Sementara itu, tersangka ketiga, Zhang XX, bertanggung jawab mengatur rencana pelarian dan pertolongan.

Pada  21 Mei malam, Zhang XX yang sedang bersiap melarikan diri berhasil ditangkap di Bandara Internasional Longwan, Wenzhou. Tak lama setelah itu, orang-orang yang terlibat dalam penjualan barang curian dan tersangka lainnya yang tersebar di berbagai daerah juga berhasil ditangkap. Secara keseluruhan, terdapat 11 orang yang terlibat dalam kasus ini.

Menurut laporan, kedua pelaku utama, Wang XX dan Tong XX, keduanya terjerat dalam perjudian daring saat masih menempuh pendidikan, sehingga menimbulkan utang dalam jumlah besar. Mereka telah meminjam uang dari kerabat, teman, maupun layanan pinjaman daring. 

Di bawah tekanan beban ekonomi yang semakin berat dan tak tertahankan, mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil risiko besar. Bersama Zhang XX dan orang lain yang mereka kenal melalui internet, mereka kemudian menyusun rencana untuk melakukan pencurian emas berskala besar ini.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MK Targetkan Uji Materiil soal Program MBG Bisa Diputus Bulan Depan
• 13 jam laludetik.com
thumb
Demo di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Pajak Kendaraan Listrik: Menjaga Lingkungan, Menopang Fiskal Daerah
• 10 jam laludetik.com
thumb
Harga Pertamax Berpeluang Turun Bertahap Usai AS-Iran Berdamai
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Piala Dunia 2026, Selasa 16 Juni: Ada Iran vs Selandia Baru
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.