VIVA – Lamine Yamal Angkat Bicara Usai Spanyol Ditahan Cape Verde, Singgung Cedera dan Target di Piala Dunia 2026
Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, akhirnya buka suara setelah La Furia Roja gagal meraih kemenangan pada laga perdana Piala Dunia 2026. Spanyol secara mengejutkan hanya mampu bermain imbang melawan Cape Verde, Senin 15 Juni 2026.
Meski hasil tersebut mengecewakan, Yamal memilih tetap tenang. Pemain Barcelona itu justru melihat masih panjangnya perjalanan Spanyol di turnamen terbesar dunia tersebut.
Laga kontra Cape Verde juga menjadi momen spesial bagi Yamal. Pemain berusia 18 tahun itu akhirnya kembali merumput setelah absen sejak April akibat cedera. Ia dimainkan selama 19 menit dan langsung menunjukkan pergerakan yang berbahaya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Yamal mengaku tetap optimistis Spanyol bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
"Pertandingan pertama di Piala Dunia dan kami mendapatkan satu poin. Kami tahu ini adalah kompetisi yang panjang dan tujuan kami masih jauh, tetapi kami akan terus bekerja dan semuanya akan berjalan seperti yang kami harapkan," tulis Yamal.
Tak lupa, wonderkid Barcelona tersebut mengucapkan rasa syukur karena bisa kembali bermain setelah melalui masa pemulihan cedera.
"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengizinkan saya bermain lagi setelah cedera. Terima kasih juga kepada keluarga saya yang selalu berada di sisi saya, mendukung dan menemani setiap langkah," lanjutnya.
Usai ditahan Cape Verde, Spanyol kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua Grup H melawan Arab Saudi yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026.
Menariknya, seluruh tim di Grup H sama-sama mengoleksi satu poin setelah laga pertama. Arab Saudi sebelumnya juga bermain imbang melawan Uruguay, membuat persaingan menuju babak 16 besar dipastikan berlangsung sengit.
Spanyol tentu berharap kembalinya Lamine Yamal menjadi suntikan tenaga baru untuk membawa La Furia Roja kembali ke jalur kemenangan.





