jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan posisi tawar negaranya dalam pertemuan bersama perwakilan misi diplomatik asing pada Selasa.
Teheran secara resmi menyatakan bahwa berakhirnya perang di Lebanon merupakan aspek krusial yang tidak bisa dipisahkan dari upaya perdamaian menyeluruh antara Amerika Serikat dan Iran.
BACA JUGA: Iran Merasa Diperlakukan Berbeda di Piala Dunia 2026
"Saya ingin menekankan poin penting: Dari perspektif kami, satu pihak dalam memorandum ini adalah Amerika Serikat dan Israel, pada pihak lain yaitu Iran dan Hizbullah," kata Araghchi dalam pertemuan bersama perwakilan misi diplomatik asing, Selasa.
Ia menekankan bahwa berakhirnya permusuhan di Lebanon adalah aspek yang tak kalah penting dalam usaha mengakhiri perang antara AS dan Iran.
BACA JUGA: Iran-AS Damai, Purbaya Punya Kabar Baik soal APBN
"Tanpa penarikan pasukan Israel dari wilayah yang mereka jajah selama perang saat ini, perang tak dapat dianggap berakhir sepenuhnya," ucap dia
Menlu Iran juga menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Lebanon dalam bentuk apapun akan diperlakukan sebagai pelanggaran memorandum perdamaian.(antara/jpnn)
BACA JUGA: Iran Gak Menang, Cek Hasil Lengkap Piala Dunia 2026 & Klasemen Semua Grup
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anda Menang
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




