HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kejutan terjadi di kubu Tunisia di tengah tekanan Piala Dunia 2026. Federasi mendadak menunjuk sosok berpengalaman untuk menyelamatkan tim dari situasi sulit. Herve Renard kini resmi memimpin Tunisia hingga akhir turnamen.
Nama besar dan rekam jejaknya langsung jadi sorotan dunia. Apalagi dia punya pengalaman mengalahkan Argentina saat menangani Arab Saudi.
Renard menggantikan Sabri Lamouchi yang sempat menangani tim di awal turnamen. Pergantian dilakukan setelah Tunisia menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka Grup F.
Dalam pertandingan tersebut, Swedia tampil dominan lewat gol Yasin Ayari, Alexander Isak, Viktor Gyökeres, hingga Mattias Svanberg. Hasil itu membuat Tunisia langsung berada dalam tekanan besar.
Sebelumnya, Federasi disebut akan menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih sementara. Namun keputusan akhir justru mengarah pada penunjukan Renard sebagai pelatih kepala penuh.
Federasi Sepak Bola Tunisia mengumumkan keputusan tersebut melalui akun resmi mereka. Renard langsung mulai bekerja sejak pengumuman resmi dirilis.
“Federasi Sepak Bola Tunisia mengumumkan penunjukan Herve Renard sebagai pelatih tim nasional hingga akhir Piala Dunia 2026. Ia akan mulai menjalankan tugasnya mulai malam ini,” demikian pernyataan FTF melalui Instagram.
“Kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan negosiasi setelah berakhirnya partisipasi di Piala Dunia, untuk menjalin kerja sama jangka panjang yang didasarkan pada target-target olahraga yang spesifik.”
Rekam jejak Renard di kancah internasional menjadi alasan utama penunjukan ini. Salah satu momen paling ikonik adalah saat ia membawa Arab Saudi mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.
Meski gagal melaju jauh bersama Arab Saudi setelah kalah dari Polandia dan Meksiko, reputasinya tetap kuat di level global. Ia juga sukses membawa tim nasional putri Prancis menembus perempat final Piala Dunia Wanita 2023.
Setelah itu, Renard kembali menangani Arab Saudi dan sukses membantu tim lolos ke Piala Dunia 2026. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam tugas barunya bersama Tunisia.
Penunjukan Renard juga menandai pergantian pelatih ketujuh Tunisia sejak awal 2024. Situasi ini menunjukkan masih minimnya stabilitas di kursi pelatih kepala tim nasional.
Sebelumnya, Jalel Kadri menjadi pelatih dengan masa jabatan terpanjang dalam periode tersebut. Ia memimpin Tunisia dalam 27 pertandingan antara 2022 hingga awal 2024.
Kini, Tunisia berharap kehadiran Renard mampu menghadirkan stabilitas dan perubahan cepat. Tantangan berat sudah menanti, mengingat mereka harus segera bangkit demi menjaga peluang di Piala Dunia 2026. (*)





