TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sejumlah titik jalan berlubang di Flyover Rawa Buntu, Tangerang Selatan, telah ditambal pada Selasa (16/6/2026).
Penambalan dilakukan setelah seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami kecelakaan tunggal di jalan tersebut pada Minggu (14/6/2026) malam.
Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan lubang-lubang yang sebelumnya membahayakan pengendara kini telah ditambal dengan aspal baru.
Meski demikian, di sejumlah titik yang telah ditambal masih terlihat coretan cat semprot sebagai penanda lokasi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Seorang sopir angkot yang kerap mangkal di wilayah Rawa Buntu, Kopral (51), mengatakan jalan berlubang langsung ditambal setelah pihak Polres Tangerang Selatan melakukan peninjauan.
"Malam kejadian (pengemudi ojol kecelakaan, Minggu), tengah malam langsung ada polisi dari Polres ke sini, terus langsung dikasih tanda jalan yang lubang itu. Paginya, siangnya langsung dieksekusi, langsung ditambal," ujar Kopral saat ditemui Kompas.com di sekitar lokasi jalan yang diperbaiki, Selasa.
Sering Makan KorbanSebelum ditambal, jalan berlubang di lokasi tersebut sering menyebabkan kecelakaan.
Salah seorang sopir angkot lainnya, Heryadi (65), mengatakan bahwa dalam satu hari pernah terjadi empat kecelakaan yang menimpa pengendara sepeda motor di lokasi yang sama.
Baca juga: Korlantas Tegaskan Hanya Polri yang Berwenang Terbitkan SIM
"Minggu kemarin dalam satu hari pernah empat kali jatuh (pemotor). Ada perempuan sampai terkapar, bahkan ada motor yang sampai patah velgnya karena lubangnya zigzag. Kalau malam memang bahaya karena lampu penerangan di posisi lubang itu sering tidak nyala," jelas Heryadi.
Senada dengan Heryadi, pengemudi ojol bernama Jayus (58) menyebut kondisi jalan menjadi faktor utama yang menyebabkan banyak kecelakaan tunggal di flyover tersebut.
"Faktor dominan ya itu dari kondisi jalan. Kadang-kadang lampu jalan juga mati-hidup, jadi pengendara yang melaju kencang tidak sadar ada lubang di depannya," tutur Jafar.
Harap Diperbaiki PermanenWarga mengapresiasi respons cepat petugas dalam menambal jalan berlubang pasca-kecelakaan ojol. Namun, mereka juga mengkhawatirkan ketahanan tambalan aspal yang digunakan.
Berdasarkan pengalaman warga, lubang di titik yang sama kerap kembali muncul dalam waktu relatif singkat setelah diperbaiki.
Baca juga: Motor Modifikasi, Jalan bagi Penyandang Disabilitas untuk Kembali Mandiri
"Masalahnya dari dulu lubangnya di situ-situ saja. Asal ditambal, nanti dua atau tiga bulan bolong lagi. Mungkin tambalannya kurang bagus atau bagaimana. Harapan kami ya perbaikannya jangan asal tutup saja, harus kuat karena ini jalan utama jalur ramai antara Tangerang dan Bogor," tutur Kopral.
Selain perbaikan aspal, warga juga mendesak pihak terkait memperbaiki lampu penerangan jalan di sepanjang Flyover Rawa Buntu guna meningkatkan keselamatan pengendara yang melintas pada malam hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




