TABLOIDBINTANG.COM - Aktris dan presenter Sarah Sechan ikut membintangi film drama remaja, MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula produksi PANEN Entertainment yang bakal tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026 mendatang.
Film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula membawa pesan kuat tentang bahaya narkoba.
Selain memiliki cerita yang dekat dengan persoalan sosial saat ini, Sarah Sechan mengaku keterlibatannya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan narkotika di kalangan anak-anak muda.
"Aku di sini jadi ibu kades. Seperti apa dia? Pokoknya karakternya misterius, enggak bisa ketebak," buka Sarah Sechan saat screening film di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (15/6).
Mantan VJ MTV itu merasa prihatin melihat maraknya peredaran narkotika yang kini menyasar anak-anak. Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm serius bagi semua pihak.
"Jujur ngeri sih lihat peredaran narkotika zaman sekarang, anak-anak sudah jadi korban," terang Sarah Sechan.
Sebagai seorang ibu, Sarah juga memiliki cara tersendiri untuk menjauhkan anak dari pengaruh negatif lingkungan. Ia berusaha mengarahkan anaknya pada aktivitas yang positif dan bermanfaat.
"Kalau aku berusaha membuat anak sibuk untuk berolahraga," ungkap Sarah.
Bagi Sarah, ancaman narkoba bukan hanya membayangi generasi muda, tetapi juga orang dewasa yang telah terjerat kecanduan.
Sarah berharap film ini dapat membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan sejak dini.
"Semoga lewat film ini peredaran narkotika yang bikin orang dewasa dan anak-anak jadi korban bisa teratasi dan diberantas," terang Sarah Sechan.
Dukungan terhadap film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula juga datang dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol. Muhammad Zainul Muttaqien menilai film ini sejalan dengan misi BNN dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Ia mengungkapkan data yang memprihatinkan terkait penyalahgunaan narkotika di Indonesia.
"Berdasarkan data BRIN tahun 2023, ada 3,3 juta jiwa terpapar narkoba. Untuk usia 15 sampai 25 tahun, ada sekitar 312 ribu orang terpapar. Artinya ada 9,5 persen dari jumlah tersebut anak-anak kita terpapar narkoba," jelas Zainul.
Karena itu, BNN berharap kehadiran film ini bisa menjadi sarana edukasi sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
"Lewat film ini kami berharap menjadi langkah pencegahan agar tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang menjadi korban atau terpapar narkotika," tegas Zainul.
Film MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula sendiri mengisahkan empat sahabat Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas yang melakukan survei lokasi jambore bersama guru mereka, Pak Wira.
Perjalanan yang awalnya penuh semangat berubah mencekam ketika Bagas mendadak menghilang secara misterius di desa tempat mereka berkemah.
Selain Sarah Sechan, film ini juga dibintangi Bukie Mansyur, Unang Bagito, Princesza Leticia, Bebe Gracia, Axandro J. ED, Aradhana Rahadi, dan Alby Ersani.




