Harga Emas Dunia Menguat, Penjualan di Indonesia Justru Masih Lesu

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Tren penguatan harga emas dunia belum mampu mengangkat penjualan emas perhiasan di pasar domestik. 

Meski harga emas global mulai bergerak naik setelah muncul kabar kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS), pelaku usaha emas di Indonesia masih menghadapi penurunan permintaan yang cukup signifikan.

Sejumlah pedagang emas mengaku kondisi pasar perhiasan emas belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

BACA JUGA:GP Ansor Siap Kawal Swasembada Pangan Berkelanjutan Bersama Kementan

Bahkan, penjualan disebut terus melemah sejak periode Lebaran Idul Fitri 2026 hingga pertengahan tahun ini.

Salah satu pemilik toko emas di Bogor, Jawa Barat, Fahmi, mengatakan harga perhiasan emas masih relatif stagnan dan belum mengalami peningkatan yang mampu mendorong minat beli masyarakat.

"Hingga saat ini belum ada pergerakan yang berarti. Sejak setelah Lebaran sampai sekarang kondisinya masih sama, bahkan penjualan terus menurun. Bisa bertahan seperti sekarang saja sudah cukup baik," ujarnya kepada Disway, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut Fahmi, biasanya menjelang tahun ajaran baru terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang menjual emas untuk kebutuhan pendidikan anak. 

Namun, fenomena tersebut belum terlihat pada tahun ini.

BACA JUGA:Kejagung Bakal Bongkar Dugaan Jual Beli Titik SPPG dan Mark Up Pengadaan Program MBG

"Ini kan udah mau masuk tahun ajaran baru, biasanya Itu orang ngejual (emas) pas anak-anak udah mau masuk ujian, pendaftaran ulang. Ini belum ada, sama sekali belum," ungkap Fahmi.

Kendati begitu, komoditas emas sendiri masih dinilai sebagai alat investasi paling efektif dalam kemajuan pasar modal Indonesia.

Hal serupa juga diucapkan oleh Direktur Sales & Distribution bank BSI, Anton Sukarna. 

Menurutnya dirinya menyatakan bahwa dengan karakteristik emas sebagai aset yang telah dikenal luas oleh masyarakat, emas masih menjadi alternatif instrumen yang aman untuk mencapai tujuan keuangan jangka menengah maupun panjang.

"Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi," tutur Anton.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Pezeshkian: Kemarahan Israel ‘Tanda Jelas’ Kemenangan Iran
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Muhammadiyah Berharap MK Hentikan Sementara Program MBG untuk Dievaluasi
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Kronologi Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati, Diduga Berawal dari Cekcok Tak Diberi Uang
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
• 7 menit laluterkini.id
thumb
Cerita Abel Cantika Pernah Breakout karena Ikutan Tren Skin Care dan Makeup
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.