Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pati, Kerugian Ditaksir Rp 275 Juta

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kemeriahan pertunjukan Sound Horeg saat malam satu Suro di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, berubah mencekam pada Senin (15/6). Sebuah truk yang mengangkut sound horeg tiba-tiba terbakar di tengah kerumunan warga yang sedang menikmati alunan musik keras tersebut.

Peristiwa kebakaran ini pun seketika viral di media sosial. Dari beberapa video yang beredar, api tampak membubung tinggi dari bagian tengah truk. Material kayu pada truk menyebabkan api cepat membesar dan menghanguskan sound horeg.

Kapolsek Wedarijaksa, AKP Suntoro, menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di depan gudang tepung tapioka milik Supandan. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi, terdengar suara percikan dari kabel listrik yang terhubung dengan genset.

"Ketika terdengar percikan listrik, operator langsung diminta mematikan perangkat sound. Namun, tidak lama kemudian terjadi ledakan dari bagian genset yang disusul munculnya kobaran api," ujar AKP Suntoro dalam rilisnya, Selasa (16/6).

Namun, meski sudah melihat ada kobaran api, kata Suntoro, operator tak bisa dengan cepat memadamkan karena api cepat membesar dan membakar bagian genset beserta kabel penyambung yang digunakan untuk menyuplai daya listrik ke perangkat sound system.

"Menyadari kondisi tersebut, kru sound horeg segera memindahkan kendaraan ke lokasi yang lebih aman sembari berupaya memadamkan api menggunakan air," katanya.

Mengingat api membesar dengan cepat, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

"Saat petugas Polsek Wedarijaksa tiba di lokasi, kondisi api sudah mulai padam. Anggota kemudian melakukan pengamanan lokasi, membantu proses penanganan dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada genset. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kabel bekas terbakar untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun indikasi awal mengarah pada adanya hubungan arus pendek listrik pada genset yang digunakan sebagai sumber daya Sound Horeg," katanya.

Akibat kejadian tersebut, satu unit genset berkapasitas 150 KVA dan kabel penyambung mengalami kerusakan berat. Kerugian pemilik diperkirakan mencapai Rp 275 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Suntoro lantas mengimbau masyarakat dan pelaku usaha hiburan agar rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik serta perangkat pendukung sebelum digunakan guna mengantisipasi risiko kebakaran.

"Kami mengingatkan agar seluruh peralatan listrik, terutama yang memiliki daya besar seperti genset, selalu diperiksa secara berkala. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar," pungkasnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Babak 1 Belgia vs Mesir: Belgia Dominan, Mesir Justru Unggul Berkat Emam Ashour
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Berdaya Saing Global dan Nasionalis
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenhaj: 245 kloter gelombang I sudah diberangkatkan ke Tanah Air
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kesepakatan AS-Iran Tinggal Hitungan Jam, Pengamat: Setelah Ini Fokus Washington Bergeser ke Beijing 
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
Perjalanan Gula Aren Lereng Bontocani ke Pasar Dunia
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.