JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Muara Enim beserta sejumlah orang di Pemkab masih dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi
Dugaan korupsi itu bahkan diduga turut menyeret penyelenggara negara.
BACA JUGA:Perkara Bupati Muara Enim Disorot, Dirjen Otda: ASN Paling Terdampak
Pengamat Intelijen Sri Rajasa, menyatakan meminta KPK untuk segera mengusut keterangan Ketua Tim Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatra Selatan yang telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus Bupati Muara Enim.
“Sebagaimana telah diberitakan, salah seorang Ketua Tim Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatra Selatan itu menyebutkan atasannya terima duit, awak media pun kemudian menduga atasan itu adalah Bobby Rizaldi AKN V. Nah, keterangan ini yang harus segera didalami oleh KPK,” ungkap Sri Radjasa.
Dalam perkara oni, Tim KPK turut menahan Ketua Tim Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatra Selatan, Titin Rita Lestari, Kamis, 11 Juni 2026 kemarin.
Titin ditahan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengaturan hasil audit di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.
Titin tampak keluar Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi oranye. Ia keluar dari ruang pemeriksaan bersama tersangka lainnya yaitu Augus Dwi Anggara selaku orang kepercayaan Anggota BPK V Bobby Adhityo Rizaldi.
Sebagaimana diketahui, Pimpinan Auditorat Utama Keuangan Negara V (AKN V) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah Anggota V BPK RI, yang saat ini dijabat oleh Bobby Adhityo Rizaldi.
BACA JUGA:Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Kantor Dinas Pendidikan Disegel
Bobby Adhityo Rizaldi (lahir 25 Februari 1974) adalah politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Anggota V BPK RI.
Sebelumnya Bobby menjabat sebagai anggota DPR-RI selama tiga periode (2009–2014, 2014–2019, dan 2019–2024). Ia mewakili daerah pemilihan Sumatera Selatan II, yang meliputi Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Bobby merupakan kader Partai Golongan Karya.
Mengaku PelaksanaSaat dihampiri awak media, Angga bungkam tak menjawab pertanyaan. Sementara Titin mengatakan, bahwa ia hanya pelaksana dan penerimaan dilakukan pimpinannya secara berjenjang. Wajahnya terlihat marah usai ditetapkan menjadi tahanan KPK.
"Pimpinan saya berjenjang," kata Titin saat ditanya soal siapa penerima suap.
Titin dan Angga menjadi tersangka usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rabu (10/6/2026). Mereka ditangkap bersama dengan sembilan orang lainnya.
- 1
- 2
- »





