Muslim Disabilitas Rungu Wicara Pun Berhak Paham Agama, Kosa Isyarat Fikih Disusun

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) RI mulai menyusun standarisasi kosa isyarat keagamaan bagi kelompok disabilitas sensorik rungu wicara (Tuli) di Indonesia. Program afirmatif yang diberi nama Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) ini dihadirkan untuk memetakan sekaligus menyatukan bahasa isyarat berbagai istilah keislaman yang selama ini belum memiliki standar baku.

Peluncuran KOSMIN dilakukan dalam acara Kick-Off yang digelar bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas.

Baca Juga
  • Pertunjukan Sains Interaktif Ajak Anak Belajar Sambil Bermain
  • Iran Tegaskan Israel Ikut Terikat Kesepakatan Perdamaian dengan AS
  • Donald Trump: Tanpa AS, tidak akan Ada Israel!

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad mengatakan, masih banyak istilah keagamaan, baik dalam ranah teologi maupun fikih ibadah, yang belum memiliki kesepakatan mengenai kosa isyaratnya sehingga kerap membingungkan sahabat Tuli.

Dirjen Bimas Islam Prof Abu Rokhmad - (Ist)

"Istilah-istilah yang terkait dengan keislaman itu cukup banyak, tetapi belum ada standar yang menyatukan teman-teman Tuli ketika mengungkapkan pikiran atau menyampaikan penjelasan," ujar Abu dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Konon, lanjutnya, konsep mendasar tentang surga dan neraka saja belum ada kesepakatan isyarat bakunya. Termasuk istilah fikih harian seperti haid, nifas, istihadhah, hingga mimpi basah. "Oleh karena itu, Kemenag hadir untuk memberikan capaian luar biasa berupa standarisasi ini,"ucap Abu Rokhmad.

Santri Pondok Pesantren Tunarungu Darul Ashom tengah belajar Alquran dengan menggunakan bahasa isyarat.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HPE Emas Turun 3,51%, Dipicu Pelemahan Harga Global
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Populer: Konflik Ruben Onsu-Sarwendah; Okie Agustina Bantah Oplas
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Palu Diguncang 71 Kali Gempa Susulan Pascagempa Dahsyat M6,7
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Komisi IX soal MBG: Sejak Awal Desainnya Memang Bermasalah
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
AS-Iran Mau Damai, Israel Ogah Tarik Pasukan dari Lebanon-Suriah-Gaza
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.