Nama Prof Nasaruddin Umar Mencuat Jelang Muktamar PBNU, Ini Kata Gus Ipul

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf menyebut Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar sebagai salah satu tokoh yang berpotensi menjadi Ketua Umum PBNU. Hal ini ia sampaikan usai mengikuti apel kesiapan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/6).

Pribadi yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan, peluang Prof Nasaruddin Umar dapat dilihat dari rekam jejak kepemimpinan PBNU dalam beberapa dekade terakhir. Ia menyebut sejumlah Ketua Umum PBNU sebelumnya memiliki latar belakang sebagai Katib Aam PBNU sebelum akhirnya dipercaya memimpin organisasi.

"Beliau salah satu yang berpotensi. Kalau kita lihat sejak zaman Gus Dur, paling tidak 40 tahun terakhir ini, tiga Ketua Umum PBNU sebelumnya pernah menjadi Katib Aam," jelas Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).

Ia turut menyebut KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal luas dengan panggilan Gus Dur, KH Said Aqil Siroj, hingga KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, yang menurutnya pernah menempati posisi Katib Aam sebelum menjadi Ketua Umum PBNU.

"Gus Dur sebelum Ketua Umum pernah jadi Katib Aam. Kemudian Kiai Said sebelum Ketua Umum juga pernah jadi Katib Aam. Terakhir, Gus Yahya juga pernah jadi Katib Aam. Nah, Prof Nasaruddin Umar ini juga pernah jadi Katib Aam," jelasnya.

Selain jalur Katib Aam, Gus Ipul juga menyebut posisi lain yang secara historis memiliki peluang menjadi Ketua Umum PBNU. Ia menyinggung KH Idham Chalid yang sebelum menjadi Ketua Umum PBNU pernah menjabat Sekjen PBNU, serta KH Hasyim Muzadi yang sebelumnya menjabat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

"Kalau kita lihat statistik, yang pernah jadi Sekjen itu ada potensi. Yang pernah jadi Ketua PWNU Jawa Timur juga berpotensi. Yang pernah jadi Katib Aam juga berpotensi," imbuhnya.

Namun, Gus Ipul menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut dalam pencalonan Ketua Umum PBNU. Ia juga menolak apabila ada pihak yang hendak mencalonkannya.

"Saya Sekjen, tapi saya sudah menyatakan dengan jelas, saya tidak mencalonkan diri dan tidak mau dicalonkan. Dua-duanya, tidak mau mencalonkan diri dan tidak mau dicalonkan," tegasnya.

Ia mengatakan, nama Prof Nasaruddin Umar memang mulai banyak disebut dalam komunikasi dengan sejumlah daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan soal calon Ketua Umum PBNU tetap berada dalam mekanisme Muktamar.

"Waktu saya keliling ke beberapa daerah, Prof Nasar memang disebut-sebut. Tapi selebihnya nanti tergantung Muktamar," pungkas Gus Ipul.




(akn/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 16 Juni 2026
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Jangkau 28 Desa, Program Desa Sahabat Mandiri Hadir di Rute MJM 2026
• 7 jam laludetik.com
thumb
Latihan beban 90 menit per minggu dapat bantu perpanjang usia
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Bakal Periksa Sony Sonjaya Terkait Justice Collaborator pada 18 Juni 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
LPS Ungkap 154 Bank Sudah Dicabut Izin Usahanya, 19 di Antaranya di Jatim
• 4 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.