Sebulan Tak Turun Hujan, Beberapa Wilayah di Bekasi Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih

okezone.com
21 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, kawasan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengalami kekeringan hingga saat ini akibat ketiadaan hujan selama satu bulan terakhir hingga Senin (15/6/2026).

"Wilayah yang paling merasakan dampaknya adalah Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah. Akibatnya, sebanyak 296 kepala keluarga (KK) atau sekitar 800 jiwa kesulitan mendapatkan air bersih," ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, BPBD Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak. Perlahan namun pasti, hingga saat ini, kebutuhan air bersih masyarakat terdampak telah mulai terpenuhi dan akan terus dilakukan hingga menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.

Baca Juga :
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Parigi Moutong, BNPB Ingatkan Warga Waspada Banjir Susulan

Adapun kekeringan di Bekasi menjadi salah satu bencana berdasarkan rangkuman sejumlah kejadian bencana yang terjadi di Indonesia periode pemantauan 15 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 16 Juni 2026 pukul 07.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut, kejadian baru didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah dan kering, seperti banjir dan kekeringan hingga kebakaran hutan serta lahan.

"Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, selama bulan Juni dan masih berlangsung hingga kemarin, Senin (15/6). Wilayah yang terdampak kekeringan ini meliputi tiga desa, yakni Kendalsari, Tegalmulyo, dan Tlogowatu di Kecamatan Kemalang," tuturnya.

Dia menerangkan, BNPB mencatat sedikitnya 393 KK atau 1.445 jiwa kesulitan mendapat air bersih sebagai dampak kekeringan ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta melakukan pendistribusian air bersih kepada warga terdampak.

Baca Juga :
Kekeringan Mulai Melanda, BNPB: Tiga Kabupaten Alami Krisis Air Bersih

Sementara itu, kata dia, banjir melanda Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (15/6), yang mengakibatkan 44 KK atau 278 jiwa terdampak, dengan 36 jiwa dilaporkan mengungsi. Wilayah terdampak meliputi Desa Kalasin di Kecamatan Uut Murung, Kelurahan Beriwit dan Desa Bahitom di Kecamatan Murung, Desa Muara Joloi II di Kecamatan Seribu Riam dan Kelurahan Tumbang Lahung di Kecamatan Permata Intan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kinerja Rupiah Kurangi Tekanan BI untuk Kembali Naikan Suku Bunga
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Trump Beri Penjelasan ke G7 soal Kesepakatan AS–Iran, Para Pemimpin Sambut Baik
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Kepaka Bakom: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Pengamanan Jelang Aksi Demo Mahasiswa di Jatim, Jabar hingga Medan: Aparat Siaga Penuh!
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Simpatisan Bakal Menginap di Sekitar Hotel Sultan Jelang Eksekusi, Polisi-TNI Siaga
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.