Sarwendah Alami Penurunan Berat Badan di Tengah Berbagai Ujian, Begini Penjelasan Medisnya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kondisi kesehatan Sarwendah belakangan menjadi sorotan publik setelah sahabatnya, Felly Young, mengungkap bahwa berat badan ibu dua anak tersebut mengalami penurunan hingga sekitar 3 kilogram. 

Di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapi, mulai dari sorotan publik hingga kondisi kesehatan sang ibu, penurunan berat badan Sarwendah memunculkan pertanyaan yang cukup sering dibahas, yakni, benarkah tekanan hidup bisa mempengaruhi tubuh?

Baca Juga :
Lama Gak Ketemu Sampai Ngerasa Asing, Ini yang Pengen Dilakukan Ruben Onsu Bareng Kedua Putrinya
Ruben Onsu dan Sarwendah Siap Gelar Pertemuan Tertutup, Benarkah Konflik Keduanya Mulai Mereda?

Secara medis, jawabannya adalah ya. Meski sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan saat berada dalam tekanan, tetapi hal tersebut juga dapat menyebabkan penurunan berat badan pada sebagian individu. 

Bahkan, sejumlah penelitian dan lembaga kesehatan internasional menjelaskan bahwa rasa tertekan atau stres dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, mulai dari nafsu makan hingga sistem metabolisme.

Bagaimana penjelasannya? Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dirangkum dari Healthline pada Selasa, 16 Juni 2026.

1. Nafsu Makan Menurun saat Tubuh Masuk Mode Siaga

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Pada fase awal stres, adrenalin memicu respons yang dikenal sebagai fight or flight atau "lawan atau lari".

Dalam kondisi tersebut, tubuh lebih fokus menghadapi ancaman dibandingkan mencerna makanan. Akibatnya, rasa lapar bisa berkurang dan nafsu makan menurun. Tak heran jika banyak orang yang sedang banyak pikiran mengaku sering melewatkan waktu makan atau merasa cepat kenyang meski hanya mengonsumsi sedikit makanan.

Jika kondisi ini berlangsung selama beberapa hari atau bahkan minggu, berat badan pun berpotensi turun secara bertahap.

2. Tubuh Membakar Lebih Banyak Energi

Stres tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga membuat tubuh bekerja lebih keras. Saat seseorang merasa cemas atau tertekan, detak jantung meningkat, tekanan darah naik, dan tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mempertahankan kondisi siaga.

Proses ini membuat pembakaran kalori meningkat dibandingkan kondisi normal. Meskipun peningkatannya tidak selalu signifikan, dalam jangka waktu tertentu kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan, terutama jika disertai berkurangnya asupan makanan.

3. Gangguan Pencernaan Membuat Asupan Berkurang

Stres juga memiliki hubungan erat dengan sistem pencernaan. Banyak orang mengalami keluhan seperti mual, sakit perut, perut terasa tidak nyaman, hingga diare ketika sedang menghadapi tekanan emosional.

Baca Juga :
Giorgio Antonio Kena Sentil Ruben Onsu Lagi Gegara Endorse Kacang di Rumah Mewah Sarwendah, Netizen: Katanya CEO
Polemik Sarwendah dan Ruben Onsu Belum Usai, Hak Asuh Anak Kini Jadi Sorotan
Panen Hujatan Netizen, Kondisi Terkini Sarwendah Diungkap Sahabat: Kita Doakan Semoga Kuat...

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persija Umumkan Kepergian Ricky Nelson dari Direktur Akademi Persija dan Posisi Asisten Pelatih, Jadi Arsitek Persis
• 12 jam lalubola.com
thumb
Ada 13 Gempa Susulan di Sulteng usai Diguncang Magnitudo 6,7, Sejumlah Bangunan Rusak
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Klaim Swasembada Delapan Komoditas Pangan Versi Amran
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Mensesneg Respons Tuntutan Ekonomi Mahasiswa, Tekankan Pentingnya Stabilitas | SAPA PAGI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Sulteng Intensifkan Patroli di Wilayah Terdampak Gempa
• 51 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.