Grid.ID - Kondisi Haji Bolot dikabarkan sudah membaik, pasca beberapa waktu lalu dilarikan ke rumah sakit. Kondisi kesehatan Haji Bolot yang menurun tak hanya membuat bingung istri, namun juga sahabat dekatnya.
Muhammad Sulaeman Harsono atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Haji Bolot, dilarikan ke rumah sakit, ketika seluruh umat muslim merayakan Idul Adha. Sudah sejak malam takbiran, kondisi komedian Betawi itu memang menurun.
Sang istri, Nurhayati, menyebut jika kondisi suaminya sempat tak baik-baik saja sehari sebelum Idul Adha. Haji Bolot mengeluhkan ada yang tak biasa dalam tubuhnya sehingga minta dipijat dan dikerik.
Tak seperti biasanya, kala itu kondisi Haji Bolot tak membaik pasca dikerik dan dipijat. Sebaliknya, usai menyaksikan penyembelihan hewan kurban, kondisinya malah drop parah. Sampai akhirnya sang istri minta Haji Bolot segera dibawa ke rumah sakit.
Melihat suaminya tak berdaya, Nurhayati bertanya-tanya. Sebab, sebelum-sebelumnya hanya dengan dikerik dan dipijat, Haji Bolot sudah merasa baik-baik saja, namun tidak kali ini.
Sahabat dekat Haji Bolot yang juga komedian Betawi, Malih, juga kebingungan lantaran tak pernah sekalipun ia melihat sahabatnya itu sakit. Bahkan, Malih sempat tak mengetahui sakit apa yang diidap oleh Haji Bolot.
“Sebelum masuk rumah sakit, sehat gak ada sakit apa-apa, mendadak masuk rumah sakit (ya bingung), orangnya memang jarang sakit,” kata Malih saat jadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar.
Belakangan, Haji Bolot dikabarkan mengalami komplikasi. Rasa tak nyaman di tubuhnya yang sempat ia rasakan, rupanya serangan jantung. Belum lagi, keluarga menyebutkan kalau Haji Bolot juga harus menjalani proses cuci darah karena ginjalnya bermasalah akibat bakteri.
Masih menurut keluarga sekaligus manajernya, Wahyu, Haji Bolot juga harus menjalani operasi pemasangan ring, sekaligus memiliki masalah di paru-parunya akibat penumpukan dahak. Kondisi ini sempat mengkhawatirkan keluarga dan sahabatnya, mengingat kini usia Haji Bolot sudah menginjak 84 tahun.
Dengan kondisi tubuh yang demikian, Malih menyebut jika sahabatnya itu tak pernah mengeluh. Padahal selama ini, Haji Bolot masih menerima tawaran pekerjaan dan bekerja secara profesional di usia senjanya.
“Gak pernah curhat, makanya gak tau dia sakit, seinget saya gak pernah ngeluh,” kata Malih.
“Kalau orang Betawi mah, kalau sakit ya dirasain aja, kerja mah tetap kerja, kalau sudah ambruk baru ke rumah sakit,” ujar Malih.
Sampai saat ini, Haji Bolot masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Malih sendiri mengaku sudah dua kali menjenguk sahabatnya, namun memang masih dengan interaksi yang terbatas.
“Waktu jenguk sudah masuk ICU, awalnya belum dikasih masuk karena dipakein selang, setelah itu namanya teman dikasih masuk ke dalam, pelukan. Kondisi belum maksimal,” kata Malih.
“Mau gak mau namanya teman akrab datang ke sana, mau jenguk, masih bisa bicara, cuman bicara kurang jelas, semoga cepat sehat dan syuting lagi,” katanya.
“Sudah dua kali, kita harapkan sehat. Soalnya ketemu temen yang budeg begitu cuman itu,” canda Malih sambil tersenyum lirih. (*)
Artikel Asli




