Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas Tunarungu

rctiplus.com
13 jam lalu
Cover Berita
Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas TunarunguNasional | okezone | Selasa, 16 Juni 2026 - 20:17Dengarkan Berita

JAKARTA- Pemerintah menyusun standarisasi kosa isyarat keagamaan bagi kelompok disabilitas sensorik rungu wicara (Tuli) di Indonesia. Program afirmatif Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (Kosimin) ini untuk memetakan serta menyatukan bahasa isyarat istilah-istilah keislaman yang selama ini belum memiliki standar baku.  

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag Abu Rokhmad, melaporkan bahwa penyusunan Kosa Isyarat Keislaman dilatarbelakangi oleh banyak istilah keagamaan, baik di ranah teologi maupun fikih ibadah, yang selama ini membingungkan sahabat Tuli karena belum ada kesepakatan terkait kosa isyarat yang digunakan.  

Baca Juga:Menag Nasaruddin: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Jadi Teladan Perkuat Pesantren!

​"Istilah-istilah yang terkait dengan keislaman itu cukup banyak, tetapi belum ada standar yang menyatukan teman-teman Tuli ketika mengungkapkan pikiran atau menyampaikan penjelasan,”ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

“Konon, konsep mendasar tentang surga dan neraka saja belum ada kesepakatan isyarat bakunya. Termasuk istilah fikih harian seperti haid, nifas, istihadhah, hingga mimpi basah,”lanjutnya.Oleh karena itu, Kemenag hadir untuk memberikan capaian luar biasa berupa standarisasi. Kosmin merupakan kelanjutan dari program inklusi Kemenag.

“Kementerian Agama telah menuntaskan penyusunan Master Al-Qur'an Isyarat, lengkap beserta komponen tafsirnya. Tahun ini, Kemenag akan menyelesaikan standarisasi kosa isyarat keislaman agar literasi keagamaan bagi sahabat Tuli dapat paripurna,” ujarnya.

Penyusunan Kosmin juga menjadi upaya Kemenag dalam memenuhi amanat undang-undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyandang Disabilitas.  Pasal 14 regulasi ini mengatur lima hak keagamaan bagi penyandang disabilitas.

 

"Kami mengajak, terutama bagi generasi muda, Gen Z, untuk mengisi hari ini hingga hari-hari ke depan di tahun baru ini dengan berbagai macam kegiatan yang positif,”ujarnya.

“Ini akan menjadi bekal bagi adik-adik semua untuk menapaki kehidupan yang akan datang, yang tantangannya jauh lebih luar biasa daripada masa muda kita dulu,”pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sigi Jadi Wilayah Paling Parah Terdampak Gempa Sulteng
• 9 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Memo Gedung Putih Bocor, Amerika Tengah Ketar-ketir Soal Stok Senjata Usai Perang Iran
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BEM Bersatu tolak gerakan mahasiswa ditunggangi politik praktis
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Viral Video Bupati Deli Serdang Kaitkan Perbaikan Jalan dengan Pajak Masyarakat
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Dana Kelolaan Reksa Valas Manulife Tembus US$468 Juta, Investor Aktif Diversifikasi
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.