Asus Prime GeForce RTX 5070 OC Edition, Gaming Kelas Berat Pakai GDDR7

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Di kelas menengah ke atas kartu grafis, GeForce RTX 5070 diposisikan sebagai senjata utama untuk melibas game pada resolusi 1440p dengan performa tinggi dan efisiensi daya yang tepat. Asus juga memiliki jajaran kartu grafis seri RTX 5070, termasuk seri Prime. Diposisikan di antara seri Dual yang minimalis dan TUF Gaming yang bongsor, Asus Prime GeForce RTX 5070 OC Edition mencoba menawarkan keseimbangan antara ukuran dan pendinginan yang superior. Berikut pengalaman kami menjajalnya.
 
Satu keunggulan mutlak dari seri Asus Prime RTX 5070 OC Edition adalah dimensi fisiknya yang bersahabat bagi perakit PC berdimensi mini. Dengan ukuran panjang 304 mm, lebar 126 mm, dan ketebalan 50 mm (setara dengan profil 2.5-slot), kartu grafis ini mengantongi sertifikasi SFF-Ready dari NVIDIA.
 
Artinya, ia dapat masuk dengan mudah ke dalam casing Small Form Factor tanpa mengorbankan sistem pendinginan demi menghemat ruang. Namun, penempatan konektor daya 16-pin yang menghadap lurus ke atas pada PCB seringkali berpotensi menyulitkan manajemen kabel di dalam casing SFF yang sempit dengan ruang vertikal terbatas.


 
Asus melengkapi kartu grafis ini dengan tiga kipas pendingin Axial-tech berdiameter 90 mm. Kipas ini menggunakan hub yang lebih kecil untuk menampung bilah yang lebih panjang serta cincin pembatas luar guna meningkatkan tekanan udara statis ke arah heatsink. Untuk daya tahan operasional yang lebih panjang, kipas tersebut dilengkapi dengan bantalan bola ganda yang diklaim memiliki masa pakai hingga dua kali lipat lebih lama dibanding bantalan standar.
 
Sistem pembuangan panas pada kartu grafis ini dirancang matang. Asus menggantikan pasta termal biasa dengan pad termal premium yang dapat meleleh saat mencapai suhu kerja tertentu, guna mengisi celah udara mikroskopis secara optimal. Kemudian ada backplate berbahan aluminium kokoh dilengkapi dengan lubang ventilasi besar di ujungnya. Desain ini memungkinkan udara panas dari kipas ketiga menembus sirip heatsink dan langsung mengalir ke atas casing.
 
Di tepi kartu, terdapat sakelar Dual BIOS fisik yang memudahkan pengguna untuk memilih antara Performance Mode atau Quiet Mode. Dengan teknologi 0dB, ketiga kipas akan berhenti berputar secara total saat suhu GPU berada di bawah 50°C, memberikan kesunyian mutlak saat melakukan pekerjaan ringan seperti browsing. 
 

 
Urusan konektivitas pada Asus Prime RTX 5070 OC Edition terbilang sangat modern dengan ketersediaan satu port native HDMI 2.1b dan tiga port native DisplayPort 2.1b. Penggunaan DisplayPort 2.1b adalah peningkatan krusial dibanding generasi sebelumnya karena menyediakan bandwidth yang cukup untuk mentransmisikan sinyal video digital hingga resolusi 8K pada refresh rate tinggi. Kartu grafis ini mendukung hingga maksimal empat monitor secara simultan.
 
Asus juga menyertakan ekosistem software yang lengkap, mulai dari Asus GPU Tweak III untuk overclocking dan penyesuaian kurva kipas, hingga aplikasi MuseTree yang didukung kecerdasan buatan lokal. MuseTree memanfaatkan daya komputasi Tensor Cores Blackwell untuk menghasilkan gambar generatif secara offline dengan sangat cepat.
  Testbed Medcom.id Prosesor Intel Core Ultra 7 270K Plus Motherboard Asus ROG Strix Z890-F Gaming WiFi Cooler Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE Monitor Asus ROG Swift OLED PG27AQDM RAM Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) Storage WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4 PSU MSI MAG A850GL PCIE5 Mouse Logitech MX Master 4 Keyboard Signature Slim Solar+ K980   Bagaimana Performanya? Asus Prime RTX 5070 OC Edition ditenagai oleh chip GPU Blackwell dengan 6.144 CUDA Cores, 48 Ray Tracing Cores generasi ke-4, dan 192 Tensor Cores generasi ke-5. Meskipun kapasitas memori ini sama dengan pendahulunya (RTX 4070), penggunaan GDDR7 dengan kecepatan transfer data hingga 28Gbps pada bus interface 192-bit menghasilkan lonjakan bandwidth memori yang masif hingga mencapai 672GB/s. Ini merupakan peningkatan bandwidth sebesar 33% yang sangat krusial untuk menangani tekstur game beresolusi tinggi.
 
Dalam hal kecepatan, varian OC Edition ini menawarkan boost clock bawaan pabrik sebesar 2.557 MHz pada mode default, yang dapat ditingkatkan secara instan hingga 2.587 MHz melalui OC Mode di software Asus GPU Tweak III. Untuk menyuplai daya ke kartu grafis dengan TDP referensi sebesar 250 Watt ini, Asus menyertakan satu konektor daya 16-pin (12V-2x6) dan merekomendasikan penggunaan unit power supply (PSU) berkapasitas minimal 750 Watt.
 
Selain itu, arsitektur Blackwell memperkenalkan teknologi NVIDIA DLSS 4. Teknologi ini menggunakan model kecerdasan buatan berbasis Transformer dengan parameter komputasi empat kali lebih besar untuk menghasilkan kualitas rekonstruksi gambar yang jauh lebih tajam.
 
DLSS 4 juga mendukung Multi-Frame Generation, yang dapat menginterpolasi hingga beberapa bingkai buatan secara berurutan untuk meningkatkan kehalusan visual pada monitor refresh rate tinggi. Fitur ini dipasangkan dengan NVIDIA Reflex 2 yang membawa teknologi Frame Warp guna mereduksi latensi input dari mouse secara instan demi kenyamanan gamer kompetitif.
 
Dari segi performa, Asus Prime RTX 5070 OC Edition menyajikan karakteristik yang cukup menarik. Pada pengujian sintetis menggunakan 3DMark Steel Nomad, kartu grafis ini mencatatkan skor rata-rata sekitar 5.331 poin. Dalam pengujian game aktual pada resolusi targetnya, yaitu 1440p (2K), kartu grafis ini mampu melibas hampir semua game modern dengan sangat mulus.
 

 
Seperti biasa, kami menguji kartu grafis dengan tiga game kelas berat: Black Myth: Wukong, Monster Hunter Wilds, dan Cyberpunk 2077. Sesuai ekspektasi, ketiga game ini dapat berjalan mulus melebihi 100fps pada pengaturan tertinggi. Penggunaan fitur frame generation akan membuat performa gamingnya lebih bagus lagi.
 

 

 

 
Kesimpulan
Asus Prime GeForce RTX 5070 OC Edition adalah satu pilihan yang menarik ketika kita mencari kartu grafis yang mampu memberikan performa gaming terkini, tanpa harus memiliki desain yang seringkali terasa lebay. Simpel, mendukung SFF, sudah GDDR7 12GB, dan adem adalah empat kriteria positif yang cocok untuknya. Di sisi lain, harganya saat ini memang lumayan tinggi. 
 
8.8
Asus Prime GeForce RTX 5070 OC Edition
Plus
  • Mendukung SFF
  • Pengoperasian senyap
  • Sudah GDDR7
Minus
  • Posisi port power
  • Harga

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah di Petamburan Terbakar, 75 Petugas Damkar Dikerahkan
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Bareskrim Tangkap 2 DPO Kasus 48 Kg Sabu Jaringan RI-Malaysia di Riau
• 5 jam laludetik.com
thumb
Dampak Ekonomi Perang AS-Iran Usai
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Mathis Molinie, Chef Asal Perancis yang Diisukan Dekat dengan Raisa, Paras Tampannya Jadi Sorotan!
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Prajurit TNI AD Raih Magister dan Jadi Prajurit TNI Pertama di Lemhannas Yordania
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.