jpnn.com, SURABAYA - Danantara Indonesia berkomitmen mempercepat realisasi dukungan finansial dan investasi jangka panjang bagi PT PAL Indonesia guna memperkokoh posisinya sebagai pemimpin industri maritim nasional.
“Langkah ini dilakukan guna mendukung transformasi serta pengembangan bisnis perusahaan,” kata Director Business 2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, di Surabaya, Selasa.
BACA JUGA: Kemenhub Peringati Hari Menara Suar dan Hari Maritim Nasional
Setyanto menegaskan Danantara berkomitmen penuh mengawal dukungan finansial, mengoptimalkan alokasi anggaran, serta memastikan penempatan investasi strategis yang tepat sasaran.
Akselerasi ini, kata dia, menjadi prioritas yang harus segera diwujudkan sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas pada Februari 2026 lalu.
BACA JUGA: Selamat Hari Maritim Nasional!
Menurutnya, langkah-langkah strategis yang dijalankan PT PAL Indonesia termasuk transformasi industri maritim 4.0 sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kemandirian industri nasional yang berdaya saing global.
Ia menambahkan, PT PAL memiliki posisi yang sangat strategis karena merupakan satu-satunya galangan kapal di Asia Tenggara yang memiliki kapabilitas membangun kapal selam.
BACA JUGA: Perkuat Visi Maritim Nasional, Jokowi Direncanakan Bekali Pengurus ASPEKSINDO
Terlebih, PT PAL telah membuktikan mampu menghasilkan produk unggulan secara mandiri dengan melibatkan industri komponen dalam negeri sehingga dapat membawa dampak positif terhadap ekosistem industri maritim.
“Keunggulan kompetitif yang dimiliki PT PAL harus terus diperkuat dan diakselerasi,” ujarnya.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengungkapkan perusahaan telah menyiapkan fondasi yang kuat untuk menjalankan perannya sebagai Konsolidator Nasional dan Lead Integrator industri maritim Indonesia.
Kesiapan PT PAL sebagai Konsolidator Nasional Industri Maritim dimulai dari penguatan fundamental keuangan, modernisasi fasilitas produksi, percepatan penyelesaian proyek, hingga integrasi sistem digital secara menyeluruh.
Kaharuddin menjelaskan PT PAL saat ini berfokus pada penguatan kemandirian produksi dan penguasaan teknologi untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat daya saing di pasar global.
“Karakteristik industri manufaktur pertahanan sangat kompleks dan berbeda dengan sektor lainnya sehingga penguatan kapabilitas produksi dan teknologi menjadi kunci untuk memastikan PT PAL mampu tumbuh secara berkelanjutan dan kompetitif di tingkat internasional,” kata Kaharuddin.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




