Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengintensifkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Reky Moniung di Palu, Selasa, mengatakan patroli dilakukan oleh personel Direktorat Samapta di sejumlah wilayah yang terdampak gempa, yakni Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut, personel Direktorat Samapta menyasar sejumlah titik yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat pascagempa.
Di SPBU Jalan Moh. Yamin dan SPBU Jalan I Gusti Ngurah Rai, personel Direktorat Samapta melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan akibat penumpukan kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah bangunan yang terdampak gempa, salah satunya Kafe Paskop yang berlokasi di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu.
Baca juga: BPBD Sulbar imbau masyarakat tetap tenang pasca-gempa 6,7 M di Palu
Pada kesempatan tersebut, personel Direktorat Samapta memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengelola usaha agar tetap siaga serta meningkatkan kewaspadaan mengingat masih terjadinya beberapa kali gempa susulan.
“Polda Sulawesi Tengah melalui Direktorat Samapta dan satuan kewilayahan terus melakukan patroli serta pemantauan di sejumlah lokasi terdampak gempa. Terdapat beberapa kerusakan material yang masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan,” ujarnya.
Ia berharap situasi di Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif serta tidak ada lagi korban akibat gempa susulan. Menurut dia, Polda Sulawesi Tengah akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada masyarakat.
Baca juga: Pertamina pastikan distribusi BBM di Sulawesi Tengah lancar usai gempa
Baca juga: Kemkomdigi sebut 8 situs BTS pulih usai gempa di Palu
Baca juga: Basarnas dan BPBD siapkan tenda darurat di RS Undata Palu
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Reky Moniung di Palu, Selasa, mengatakan patroli dilakukan oleh personel Direktorat Samapta di sejumlah wilayah yang terdampak gempa, yakni Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kota Palu.
Dalam kegiatan tersebut, personel Direktorat Samapta menyasar sejumlah titik yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat pascagempa.
Di SPBU Jalan Moh. Yamin dan SPBU Jalan I Gusti Ngurah Rai, personel Direktorat Samapta melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan akibat penumpukan kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah bangunan yang terdampak gempa, salah satunya Kafe Paskop yang berlokasi di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu.
Baca juga: BPBD Sulbar imbau masyarakat tetap tenang pasca-gempa 6,7 M di Palu
Pada kesempatan tersebut, personel Direktorat Samapta memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengelola usaha agar tetap siaga serta meningkatkan kewaspadaan mengingat masih terjadinya beberapa kali gempa susulan.
“Polda Sulawesi Tengah melalui Direktorat Samapta dan satuan kewilayahan terus melakukan patroli serta pemantauan di sejumlah lokasi terdampak gempa. Terdapat beberapa kerusakan material yang masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan,” ujarnya.
Ia berharap situasi di Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif serta tidak ada lagi korban akibat gempa susulan. Menurut dia, Polda Sulawesi Tengah akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman kepada masyarakat.
Baca juga: Pertamina pastikan distribusi BBM di Sulawesi Tengah lancar usai gempa
Baca juga: Kemkomdigi sebut 8 situs BTS pulih usai gempa di Palu
Baca juga: Basarnas dan BPBD siapkan tenda darurat di RS Undata Palu





