Daya Beli Masih Tertekan, Mal di Jakarta Kehilangan 10 Persen Pengunjung

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan di Jakarta dilaporkan mengalami penurunan setelah momen Lebaran 2026. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta memperkirakan jumlah pengunjung mal turun sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Ketua APPBI DPD DKI Jakarta, Mualim Wijoyo menyebut penurunan terjadi di tengah melemahnya daya beli masyarakat. Meski belum didukung data final, pihaknya merasakan adanya penurunan aktivitas pengunjung di berbagai pusat perbelanjaan.

"Kita merasakan, namun belum ada data yang lebih akurat. Kunjungan sedikit ada penurunan kurang lebih 10 persen setelah Lebaran," ujar Mualim, Selasa (16/6).

Menurut Mualim, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola pusat perbelanjaan dan pelaku usaha untuk menjaga tingkat kunjungan sekaligus mendorong transaksi konsumen.

Sebagai langkah untuk menggerakkan kembali minat belanja masyarakat, APPBI DKI Jakarta kembali menggelar Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026. 

Ajang belanja tahunan ini menghadirkan berbagai program promosi, mulai dari diskon besar-besaran, hadiah menarik, hingga beragam aktivitas belanja lainnya.

"APPBI DKI mengadakan FJGS untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam situasi seperti ini dengan memberikan beberapa stimulasi seperti diskon, hadiah dan berbagai program promosi lainnya," kata Mualim.

FJGS 2026 resmi dibuka di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Festival ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta dan berlangsung hingga 22 Juli 2026.

Tahun ini, sebanyak 104 pusat perbelanjaan di seluruh Jakarta ikut berpartisipasi dalam FJGS. Tak hanya melibatkan tenant besar, festival ini juga menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Mualim menilai FJGS menjadi momentum strategis yang mempertemukan pengelola mal, pelaku usaha, dan konsumen dalam satu ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan.

Selain program promosi dari pusat perbelanjaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan sejumlah insentif pajak untuk mendukung geliat ekonomi selama festival berlangsung.

APPBI berharap kolaborasi antara pemerintah, pengelola mal, dan pelaku usaha dapat memperkuat peran pusat perbelanjaan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Meski daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan, APPBI DKI Jakarta tetap optimistis target transaksi FJGS 2026 sebesar Rp16 triliun dapat tercapai hingga penutupan festival pada Juli mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito Terbitkan Surat Edaran Imbau Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Sambut HUT Ke-499 Jakarta, DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
• 4 menit lalurepublika.co.id
thumb
Petugas Bongkar Modus Penyelundupan Sabu di Lapas Narkotika
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Kenalan Sama Band Jepang ONE OK ROCK Lewat 5 Lagu Ini
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
2 Modus Penyelundupan Narkoba ke Rutan Salemba
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.