JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah anak terluka usai dianiaya Ketua RW 011 Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, AB.
Sejumlah korban mengalami luka fisik berupa lebam di mata, benjolan di kepala, hingga muntah-muntah setelah kejadian.
Ketua RT 07/RW 11 Semper Timur, Hermanto, mengatakan ada lima anak yang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.
Baca juga: Ketua RW di Cilincing Jakut Dilaporkan Aniaya 5 Anak, Kronologi Berawal dari Teguran Malam Hari
“Ada yang mengalami memar cukup parah. Anak yang masih duduk di kelas 2 SD mengalami lebam di bagian mata. Yang lainnya mengalami benjolan dan memar di kepala,” kata Hermanto saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (16/6/2026).
Seorang anak perempuan juga mengalami kekerasan berupa jambakan di rambut. Kondisi anak tersebut hingga Selasa siang disebut masih lemas dan sempat muntah dua kali.
Salah satu korban, MRA (14), mengaku masih merasakan nyeri di kepala setelah diduga dipukul menggunakan tangan kosong.
“Kepala saya masih benjol dan terasa sakit,” kata MRA.
Benjolan di kepalanya muncul setelah dipukul saat berada di dalam rumah bersama empat anak lainnya.
Ia menduga pukulan terasa keras karena pelaku mengenakan cincin.
“Seingat saya beliau memakai cincin batu akik. Karena itu kepala saya sampai benjol,” ujar MRA.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjambretan di Taksi Online dengan Modus AC Dimatikan di Senayan
Sementara korban lain, AP (9), yang saat kejadian sedang tidur justru ikut menjadi korban.
Menurut kakak korban, Jihan (21), AP ditindih kemudian ditarik rambutnya lalu ditampar di bagian wajah meski tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.
“Yang paling terlihat itu AP mengalami memar di bagian wajah sebelah kiri,” kata Jihan.
Ia menambahkan, mata adiknya masih merah dan nyeri hingga kini.