JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua BEM Hukum Universitas Bung Karno dan koordinator aksi mahasiswa di Jakarta Senin (16/6/2026) lalu, Muhammad Abdi membahas ultimatum 5 x 24 jam yang disampaikan mahasiswa kepada pemerintah.
Ia mengatakan mahasiswa memberikan waktu 5 x 24 jam agar pemerintah membuka mata untuk rakyat.
Salah satu poin tuntutan yang paling ditekankan mahasiswa agar dievaluasi total adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau memang pemerintah hari ini tidak ada tindakan nyata, kami akan tetap lakukan aksi berjilid-jilid," ungkap Abdi dalam program Sapa Indonesia Malam KompasTV, Selasa (16/6/2026).
Baca Juga: Dialog Gibran dengan Perwakilan Mahasiswa soal Tuntutan Demo: Saya Senang Mahasiswa Kritis
Mahasiswa UBK itu menuntut pemerintah memberikan pernyataan dan tindakan yang selaras untuk perbaikan menyeluruh tata kelola MBG.
Ia mengharapkan pernyataan dan tindakan itu diambil dan ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam dialog sama, anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Kamrussamad menyatakan pemerintah sudah melakukan langkah perbaikan tata kelola MBG, salah satunya dengan mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Itu kita apresiasi langkah cepat dan kita beri kesempatan kepada pimpinan BGN yang baru untuk menata kembali, menata ulang, merekonstruksi ulang agar kepercayaan publik terhadap program yang baik ini bisa kembali diraih," ucapnya.
Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Bantah Tak Jawab Pertanyaan Mahasiswa saat Dialog di UGM | BERUT
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- mahasiswa
- aksi
- demo
- prabowo subianto
- gerindra
- dpr





