5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira untuk PNS & PPPK, Gaji Sudah Disiapkan, soal Pengangkatan P3K Teknis Aman?

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Senin (15/6) tentang Purbaya dipanggil Presiden Prabowo ke Kertanegara, bakal ada efisiensi MBG yang dibahas dengan Nanik, hingga Kejagung serahkan pemulihan aset Rp 1,09 triliun. Simak selengkapnya!

1. PPPK Teknis Tolak Hasil Raker Komisi II DPR, Minta Diangkat PNS Saja

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, tetapi PP Dana Pensiun Belum Terbit, Seskab Teddy Beri Perhatian

PPPK teknis menolak hasil raker Komisi II DPR RI dengan pemerintah pada 8 Juni 2026 khususnya poin 6. 

Mereka malah minta diangkat pegawai negeri sipil (PNS). Ketua Umum Aliansi Merah Putih sekaligus Ketua Umum Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Fadlun Abdillah mengungkapkan sampai saat ini P3K teknis masih tidak menerima keputusan raker/RDP/RDPU Komisi II DPR RI dengan pemerintah pusat dan daerah tersebut karena dinilainya sangat diskriminatif. 

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Banyak PPPK Paruh Waktu Belum Dibayar hingga Juni, Gaji Ke-13 Aman?

"Poin keenam hasil rapat tersebut bersifat diskriminatif karena hanya memprioritaskan PPPK dan PPPK paruh waktu dari unsur guru, tenaga kependidikan, dan tenaga kesehatan. Tenaga teknis tidak diusulkan dibiayai lewat APBN," kata Fadlun kepada JPNN.com, Selasa (16/6).

Baca Selengkapnya di Bawah:

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gaji ke-13 ASN Cair 100%, Termasuk PPPK, Ada Provinsi yang Belum Dapat?

PPPK Teknis Tolak Hasil Raker Komisi II DPR, Minta Diangkat PNS Saja

2. Kabar Gembira untuk PNS dan PPPK, Akhirnya Cair Juga

Berikut ini kabar gembira bagi para PNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT).

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan per 15 Juni 2026, gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov NTT disalurkan secara bertahap.

"Pembayaran gaji ke-13 dilakukan secara bertahap mulai hari ini (Senin, 15/6)," katanya kepada wartawan di Kupang, Senin.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Kabar Gembira untuk PNS dan PPPK, Akhirnya Cair Juga

3. Sudah Disiapkan Gaji PPPK Paruh Waktu, tetapi Hanya Sampai Juni, Waduh

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengalokasikan anggaran gaji PPPK Paruh Waktu hanya untuk 6 bulan, yakni Januari hingga Juni 2026.

Anggaran untuk gaji 2.577 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang aktif selama periode enam bulan dialokasikan sebesar Rp23 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sultra Andi Khaeruni mengatakan kebijakan soal gaji PPPK Paruh Waktu dari Januari hingga Juni 2026 tersebut diambil langsung oleh Gubernur Sultra berdasarkan pendekatan kemanusiaan.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Sudah Disiapkan Gaji PPPK Paruh Waktu, tetapi Hanya Sampai Juni, Waduh

4. BEM Bersatu Persoalkan Dugaan Jaringan Politik Letjen TNI (purn) Setyo Sularso dengan Tiyo Ardianto

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu mengungkap dugaan adanya keterlibatan mantan petinggi militer Letjen TNI (purn) Setyo Sularso di balik gerakan aksi mahasiswa yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini.

Gerakan penolakan tersebut diindikasikan telah disusupi agenda politik praktis dan difasilitasi oleh jejaring tokoh tertentu. 

Juru Bicara BEM Bersatu Rahmat Djimbula mengungkapkan salah satu indikasi kuat terlihat dari fasilitas mewah berupa mobil Fortuner yang digunakan oleh pimpinan aksi penolakan Tiyo Ardianto yang diduga memiliki keterkaitan keluarga dengan mantan jenderal TNI tersebut.

Baca Selengkapnya di Bawah: 

BEM Bersatu Persoalkan Dugaan Jaringan Politik Letjen TNI (purn) Setyo Sularso dengan Tiyo Ardianto

5. Tuan Guru Batak Prihatin Pernyataan Tiyo Ardianto, Ingatkan Soal Moralitas & Adab

Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk menyampaikan keprihatinannya terhadap pernyataan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto yang diduga menghina Presiden Prabowo Subianto. 

Kontroversi bermula dari sebuah video yang beredar luas di berbagai platform media sosial. 

Dalam video tersebut, Tiyo mengaku telah menyelamatkan seekor kucing yang mengalami penyakit kulit atau skabies.  

Namun, perhatian publik tertuju pada nama yang kemudian diberikan kepada kucing tersebut, yang dinilai mengandung unsur penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Tuan Guru Batak Prihatin Pernyataan Tiyo Ardianto, Ingatkan Soal Moralitas & Adab


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bondowoso Siaga! Dua Kebakaran Beruntun Terjadi dalam Hitungan Jam
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
DPR Setujui Pagu Anggaran Kementerian ESDM Rp27,33 Triliun di 2027, Ini Rincian Alokasinya
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Ungkap Motif Pria Tusuk Tetangga hingga Tewas di Kemayoran: Marah Ditinggal di Pesantren
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Ditjen Bina Pemdes Dorong Percepatan Registrasi 305 Posyandu di Muna
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Heboh Sejoli Mahasiswa Unair Diduga Berbuat Asusila di Kampus, Kini Diperiksa
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.