Layanan Cepat RS Soebandi Jember Bantu Pasien Jantung Banyuwangi

eranasional.com
7 jam lalu
Cover Berita

JEMBER, ERANASIONAL.COM – Perjuangan panjang melawan serangan penyakit kronis yang mematikan memang kerap menguras seluruh energi fisik serta kesabaran mental dari pihak keluarga pasien. Realita berat inilah yang menimpa Budi, seorang warga asal Kabupaten Banyuwangi, saat mendampingi sang ayah kandung yang sedang berjuang keras melawan gerogotan penyakit jantung koroner serta penyumbatan pembuluh darah.

Kisah memilukan tersebut bermula ketika tim dokter ahli dari RSUD Blambangan Banyuwangi mendeteksi kerusakan jantung pasca proses kateterisasi intensif pada pertengahan Maret lalu. Mengingat keterbatasan fasilitas medis setempat, manajemen rumah sakit tersebut kemudian menerbitkan surat rujukan kilat agar pasien segera mendapatkan penanganan tingkat lanjut menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Baru sekitar 28 April 2026, ayah kami bawa ke RS Saiful Anwar Malang. Kenapa lama? Karena mempertimbangkan kondisi ayah yang saat itu masih lemas dan kecapekan,” tutur Budi saat menceritakan kembali awal mula perjalanan medis sang ayah.

Namun, jeda waktu tunggu yang terlalu lama tanpa kepastian jadwal operasi di Malang membuat stamina fisik sang ayah justru merosot tajam hingga sering terengah-engah. Menolak menyerah pada keadaan yang kian kritis, Budi langsung berkoordinasi dengan kerabat dekatnya guna memindahkan rujukan pengobatan ke RS dr Soebandi Jember yang memiliki rekam jejak bagus.

“Ayah tiba di IGD RS Soebandi pada Jumat, 12 Juni 2026. Pelayanan di IGD sangat responsif dan cepat, begitu pula dengan penyiapan ruangan perawatan,” cerita Budi dengan pancaran nada lega setelah sempat menghadapi situasi genting.

Pihak keluarga sangat mengagumi transparansi informasi dari tim dokter Jember yang menjabarkan tingkat keparahan penyakit secara gamblang dan mudah mereka pahami. Bahkan, pada hari kedatangan yang sama, penanggung jawab pelayanan medis langsung memastikan kesiapan penuh ruang operasi beserta seluruh komponen sdm spesialis untuk mengeksekusi tindakan bedah.

“Alhamdulillah, dengan bantuan tim RS Soebandi, kami menemukan kejelasan untuk penanganan di Surabaya. Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada tim medis serta pelayanan RS Soebandi yang responsif dan prima bagi ayah kami,” ungkap Budi dengan penuh rasa syukur.

Meskipun akhirnya keluarga memilih opsi evakuasi lanjutan menuju Rumah Sakit Pusat (RSP) Kemenkes di Surabaya karena pertimbangan psikologis, staf medis Jember tetap mengawal seluruh proses administrasi rujukan hingga tuntas. Dedikasi tanpa batas ini membuat Budi sangat optimis bahwa institusi kesehatan milik pemerintah daerah tersebut layak menjadi pilihan utama bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Tapal Kuda.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Remaja Pelaku Tawuran di Bogor Diamankan, Diduga Hendak Siarkan Live di IG
• 5 jam laludetik.com
thumb
Purbaya Gelar Pertemuan Bilateral dengan Menteri Keuangan China, Ini yang Dibahas
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulawesi Tengah
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
[FULL] Wamentan Sudaryono Ungkap Kronologi Mahasiswa Geruduk Dialog Pejabat di UGM, Ini Respons PDIP
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.