JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyampaikan bahwa sebanyak 98.487 jemaah dan 1.010 petugas haji dari 253 kloter telah tiba di Tanah Air.
"253 kloter telah tiba di Tanah Air dengan jumlah 98.487 jemaah dan 1.010 petugas. Total kedatangan jemaah dan petugas haji Indonesia yang telah tiba di berbagai embarkasi mencapai 99.497 orang," ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Maria menuturkan, memasuki hari ke-57 operasional haji dan hari ke-15 fase pemulangan, layanan penerbangan perdana jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia kini telah dimulai.
Baca juga: Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Sementara itu, 157 kloter yang terdiri atas 60.242 jemaah dan 628 petugas gelombang II telah diberangkatkan dari Mekkah menuju Madinah.
"Total jemaah dan petugas yang telah tiba di Madinah mencapai 60.870 orang," kata Maria.
Maria menjelaskan, dimulainya penerbangan Gelombang II dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah ini menjadi tonggak penting dalam fase pemulangan jemaah tahun 2026.
"Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria.
Sementara itu, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia sampai hari ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Baca juga: Fase Pemulangan Jemaah Haji Gelombang 2 via Bandara Madinah Dimulai
Kemenhaj bersama seluruh petugas haji di Daerah Kerja Madinah terus mengoptimalkan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga layanan bandara untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar hingga kloter terakhir.
Seluruh jemaah yang saat ini berada di Madinah diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap dokumen perjalanan, terutama paspor.
Jemaah diminta memastikan paspor tersimpan dengan aman dan mudah diakses selama proses kepulangan.
"Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal," kata Maria.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang