Preview Inggris vs Kroasia: Tuchel Pusing Pilih Starter?

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, ARLINGTON—Inggris memulai petualangan mereka di Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Stadion AT&T di Arlington, dini hari nanti. Dilema pemilihan pemain menghantui Thomas Tuchel untuk laga besar ini.

Memilih 11 pemain terbaik untuk barisan starter yang bisa mengalahkan Kroasia memang bukan pekerjaan mudah bagi pelatih Inggris itu. Sejumlah pemain yang bersaing di posisinya, memiliki kualitas yang sama baiknya.

Jude Bellingham misalnya bersaing dengan Morgan Rogers. Kemudian, Tuchel harus memilih siapa di antara Bukayo Saka atau Noni Madueke yang harus memulai pertandingan.

Masih di lini depan, memilih antara Anthony Gordon dan Marcus Rashford juga diyakini bakal membuat pelatih asal Jerman itu bakal pusing.

Begitu juga saat menentukan pemain di jantung pertahanan. John Stones, Ezri Konsa atau Marc Guehi adalah dilema besar bagi Tuchel dan kesalahan dalam memilih pemain bisa menjadi masalah bagi The Three Lions yang mengejar trofi perdananya sejak juara Piala Dunia 1966.

Meski begitu, Tuchel tak mau menunjukkan kekhawatirannya. Ia menegaskan Inggris siap untuk Piala Dunia setelah kemenangan mudah 3-0 atas Kosta Rika di Orlando.

Tim Tiga Singa hanya kalah satu kali dari delapan pertandingan pembuka Piala Dunia terakhir mereka; kekalahan 2-1 dari Italia pada tahun 2014. Namun, Tuchel menegaskan bahwa ia tak mau statistik membuai timnya.

Menurut Tuchel, fokus mereka adalah memulai turnamen dengan baik dan melanjutkannya ke babak berikutnya. “Pastikan Anda melewati grup Anda, dan jangan sampai terganggu oleh terlalu banyak berpikir,” tegasnya dikutip dari Reuters.

Ia menekankan pentingnya hasil bagus untuk kepercayaan diri. Dan mantan pelatih Chelsea itu percaya skuad yang dipilihnya bisa bersaing.

“Saya percaya. Kita semua memiliki keyakinan. Kita semua memiliki mimpi, tetapi mimpi itu datang dengan tanggung jawab, kerja keras, komitmen, dan disiplin, dan terkadang juga disertai kekecewaan dan kemunduran,” tegasnya.

Tapi musuh pertama The Three Lions di Amerika Utara ini juga tidak akan mengalah begitu saja. Setelah jadi runner up di 2018 dan posisi ketiga di Qatar empat tahun lalu, mereka siap membangun mimpi baru.

Para pemain inti Kroasia di Piala Dunia ini mungkin sudah menua, tetapi mereka hampir menyamai Inggris dalam hal performa kualifikasi yang sempurna, hanya kehilangan dua poin dalam delapan pertandingan untuk dengan nyaman memimpin Grup L.

Meski begitu, anak asuh Zlatko Dalic juga tidak selalu tampil gemilang di setiap pertandingan persahabatan pra-turnamen, karena kekalahan dari Brasil dan Belgia mendahului kemenangan tipis 2-1 atas Slovenia.

Kroasia kebobolan di setiap enam pertandingan terakhirnya. Mereka total kebobolan 10 gol. Jadi, ini akan menjadi ujian sulit bagi mereka untuk membendung barisan penyerang Three Lions.

Dalic sendiri melihat pertandingan pembuka Piala Dunia Kroasia melawan Inggris sebagai penentu nasib mereka. Ia juga mengakui bahwa pertandingan pertama yang lebih mudah mungkin lebih baik bagi timnya yang sedang berjuang dengan masalah performa dan kebugaran.

“Sekarang kami tidak bisa memilih yang lain. Pertandingan pertama adalah pertandingan terpenting. Melawan Inggris kami akan berjuang, mencoba melakukan yang terbaik dan mencoba untuk menang,” tegas Dalic di The Guardian.

Sang pelatih bertanggung jawab ketika Kroasia mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018. Tetapi ia tidak ingin menyinggung kemungkinan adanya luka psikologis yang tersisa pada lawan mereka.

Menurutnya, Inggris telah mengalahkan Kroasia dua kali sejak saat itu dan ia sangat memuji kehebatan tim Thomas Tuchel.

Kroasia tiba di Arlington dengan semua opsi yang tersedia. Termasuk Luka Modric, Ivan Perisic, Andrej Kramaric, hingga Petar Musa yang mencetak 12 gol dalam 13 pertandingan MLS pada tahun 2026.

Situasi Inggris nyaris sama. Tanda tanya besar hanya menggantung di atas kepala pemain sayap andalan Arsenal, Bukayo Saka, yang dilaporkan kesulitan membuktikan kebugarannya tepat waktu.

Oleh karena itu, rekan setimnya di Arsenal, Noni Madueke, kemungkinan akan diberi kesempatan di sisi kanan untuk mendukung Harry Kane bersama Anthony Gordon. (amr)

Prakiraan pemain

Inggris (4-2-3-1): Pickford; James, Stones, Konsa, O’Reilly; Anderson, Rice; Madueke, Bellingham, Gordon; Kane

Kroasia (3-4-2-1): Livakovic; Sutalo, Vuskovic, Gvardiol; Stanisic, Modric, Kovacic, Perisic; Sucic, Baturina; Musa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaji dan TPP ke-13 ASN Pemprov Jatim Cair Secara Bertahap
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
​​Respons Dinamika Zaman, UB Jadi Tempat Uji Publik RUU HAM 1999
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
BNPB: 118 Gempa Susulan Guncang Palu, Masih Terjadi Sepekan ke Depan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
KPK dalami proyek PT Catur Elang Perkasa yang dimodali PPT ET
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Qodari soal Diskusi di UGM: Demokrasi Wajib Ada Dialog, Tanpa Itu Jadi Semau Gue
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.