Gibran Dorong Guru dan Orang Tua Melek AI: Agar Tahu Karakter Anak

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak para guru dan orang tua untuk tidak takut menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, kemampuan menguasai AI justru dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung proses pendidikan dan pengawasan terhadap anak-anak.

BACA JUGA:Gelombang II Jemaah Haji Pemulangan dari Madinah, Kemenhaj Imbau Jaga Paspor dan Kesehatan

Dalam pesannya, Gibran memahami masih adanya rasa canggung maupun kekhawatiran terhadap perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Namun, ia menegaskan para guru tidak boleh menyerah untuk terus meningkatkan kemampuan diri.

Menurut Gibran, guru yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki "kekuatan super" dalam mendidik siswa secara lebih efektif.

"AI bisa membantu sisi administratif guru baik dalam membuat pertanyaan, menyajikan penjelasan yang lebih sederhana dan diminati murid, serta memberikan contoh kasus yang membuat murid lebih bisa menyerap materi pembelajaran," ungkapnya.

BACA JUGA:Elza Syarief Mundur dari Pengacara Sony Sonjaya dalam Perkara Korupsi MBG: Dia Tak Jujur!

"Sehingga bapak ibu punya lebih banyak waktu untuk menyentuh sisi humanis dan karakter murid-murid kita," sambung Gibran.

Selain guru, Gibran juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak di era digital. Ia mengingatkan agar orang tua tidak tertinggal dalam memahami perkembangan teknologi yang digunakan generasi muda.

"Jangan sampai anak-anak kita terbang tinggi dengan teknologi, tapi kita sebagai orang tua tertinggal di bawah dan tidak tahu apa yang mereka akses," jelasnya.

Meski mendorong pemanfaatan AI secara luas, Gibran menegaskan bahwa aspek yang paling penting bukan hanya kemampuan teknis, melainkan etika dalam penggunaan teknologi tersebut.

BACA JUGA:Pemerintah Rombak Total Tata Kelola Program MBG, Qodari: Nanti Setiap SPPG Punya Grade

Ia mengingatkan bahwa teknologi tanpa etika dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.

Menurutnya, AI memang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan konten positif dan meningkatkan produktivitas.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSI Tegaskan Kunjungan Joko Widodo ke Daerah Bukan Safari Politik Melainkan Memenuhi Undangan Masyarakat
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Pihak Sarwendah Lebih Pilih Undang Diskusi Dibanding Serahkan Anak, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Patut Diduga Engga Ada Niat Baik
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Nama Prof Nasaruddin Umar Mencuat Jelang Muktamar PBNU, Ini Kata Gus Ipul
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Rumahnya | BERUT
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Transisi Energi RI Butuh Investasi Jumbo saat Dunia Krisis Pembiayaan Hijau
• 15 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.