Di Hadapan Jajaran Pemda, Ketua KPK: Makelar Kasus Enggak Sakti-sakti Amat...

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengatakan, para makelar kasus tindak pidana korupsi tidak cukup pintar dalam melakukan tugasnya.

Setyo mengatakan, para makelar sebenarnya hanya penonton yang menunggu informasi dari sosok orang dalam untuk melakukan tugasnya.

“Sering saya sampaikan ya, mereka selalu beralasan 'Pak ada Markus (makelar kasus), ada calo, ya ada broker'. Sering saya sampaikan seperti itu. Mereka ini tidak sakti-sakti amat Bapak-Ibu,” kata Setyo di hadapan jajaran Pemda dan Kementerian dalam acara Peluncuran E-Learning ASN Berintegritas di Kantor LAN, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: KPK Periksa Direktur Pembinaan Pengusaha Batu Bara Kementerian ESDM

“Mereka ini sebenarnya adalah penonton, pemain yang menunggu kucuran informasi dari orang dalam ya,” sambungnya.

Setyo menyoroti para makelar kasus tersebut saat membahas soal masih rentannya korupsi dalam pengadaan barang melalui e-katalog.

Dia mengatakan, para makelar akan memberikan informasi terkait pengadaan yang bisa dilakukan yang lengkap dengan penawarannya sehingga mereka bisa mencari vendor dan memainkan harga dalam pengadaan tersebut.

Hal ini, kata Setyo, membuat pengadaan barang tidak berkualitas.

“Makelar itu yang kemudian calo itulah yang gerilya, carilah pemain-pemain, carilah vendor, motong harga gitu sekian, sekian, sekian, otomatis kualitasnya jadi tidak bagus gitu,” ujarnya.

Baca juga: Istana Ubah Fokus MBG: Kini Prioritaskan Kualitas, Bukan Kuantitas Lagi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Setyo mengingatkan reformasi birokrasi yang digaungkan Kementerian PAN-RB untuk dilaksanakan dengan baik sehingga tak hanya menjadi prosedur semata.

“Pak Gubernur, Ibu Gubernur, kepala daerah semuanya saya minta ini juga menjadi perhatian bagi semua. Dengan segala situasi dan kondisi saat ini ya, kita tidak bisa melupakan bahwa itu jadi tanggung jawab kita semuanya,” ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Susulan Palu Sulteng Masih Terjadi, BNPB Minta Masyarakat Tenang
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Piala Dunia 20 Juni 2026: Duel Penentu Nasib di Grup C dan Grup D
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Ketua KPK soal Kesaksian Terkait Dirjen Bea Cukai: Tak Mungkin Dikesampingkan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 17 Juni 2026, Ini Daftarnya
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PSI Jawab Tudingan Rekrut Kader PDIP
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.