Insentif Guru Madrasah Non-ASN Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kabar menggembirakan datang bagi para guru madrasah non-ASN di seluruh Indonesia. Pemerintah memastikan insentif yang telah lama dinantikan segera dicairkan. Momentum pencairan disebut sudah memiliki jadwal resmi dan mulai dipersiapkan. Akhir Juni 2026 menjadi waktu yang ditunggu para penerima manfaat.

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama memastikan proses berjalan. Skema administrasi pencairan kini tengah dirampungkan sebelum dana disalurkan. Insentif ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik madrasah. Seluruh proses ditargetkan berjalan tepat waktu tanpa kendala berarti.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan kabar tersebut dalam agenda resmi di DPR RI. Ia menyebut pencairan ini sebagai awal tahun yang membawa kabar baik bagi guru madrasah. Pernyataan itu disampaikan sebelum Rapat Kerja bersama Komisi VIII di Senayan. Pemerintah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

“Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. Insyaallah, insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026,” terang Menag di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menag juga memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat GTK Madrasah. Menurutnya, tim telah bekerja keras menyiapkan seluruh kelengkapan administratif.
Langkah tersebut menjadi kunci agar pencairan dapat segera direalisasikan.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperhatikan kesejahteraan guru.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Tim Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam yang telah bekerja keras menyiapkan kelengkapan administratif bagi pencairan tunjangan ini,” sambung Menag.

Di sisi lain, Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno menjelaskan progres teknis di lapangan. Saat ini proses finalisasi buku rekening kolektif masih terus dilakukan.
Data penerima insentif juga sedang disinkronkan secara bertahap dan teliti.
Tahapan ini membutuhkan waktu serta kerja intensif tim GTK Madrasah.

“Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah,” ujar Amin.

Ia memastikan setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta. Dana tersebut nantinya langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Pemerintah berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan guru madrasah non-ASN.
Sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

“Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar satu setengah juta dan itu langsung masuk ke rekening mereka,” tandasnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Ini Kehilangan Puluhan Juta Usai Klik Link, Begini Kronologinya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kompor Listrik yang Menuai Penolakan Muncul Kembali
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Polda Metro Siapkan Personel Kawal Demo di DPR hingga Kantor BGN Hari Ini
• 6 jam laludetik.com
thumb
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Dibuka Naik 1,07% ke 6.321, Rupiah Turun Tipis ke Rp 17.732 per Dolar AS
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.