Aksi heroik dilakukan seorang juru parkir bernama Kusmiyanti yang menggagalkan aksi pencurian dengan modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke polisi.
Kanit Pidum (Kepala Unit Tindak Pidana Umum) Satreskrim Polres Brebes Ipda Arenas Bayu Setyadi mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, bernama Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.
"Betul, jadi peristiwanya terjadi seusai korban mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar dari salah satu bank. Uang tersebut kemudian diletakkan di jok tengah mobil Pajero yang dibawanya," ujar Arenas kepada kumparan, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan, korban awalnya berniat langsung pulang ke rumah. Namun, karena merasa sedang diawasi dan dibuntuti, ia mengurungkan niat tersebut.
"Jadi korban ini merasa ada orang yang membuntuti mobilnya. Lalu mampir ke Bank BTN, masuk ke dalam, mobilnya diparkir di luar. Uangnya ditinggal di dalam mobil," jelasnya.
Tak lama kemudian, terdengar suara orang berteriak di depan bank tersebut. Korban langsung keluar dan mengecek kendaraannya yang ternyata kacanya sudah pecah.
"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu uang yang dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek uang masih utuh," ungkap Arenas.
Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polres Brebes. Terkait adanya bentuk apresiasi atau hadiah dari korban kepada juru parkir tersebut, Arenas mengaku belum mengetahui hal itu.
"Sudah dilaporkan. Terkait ada apresiasi kepada juru parkir, kami belum tahu. Untuk kerugian sekitar Rp 20 juta akibat kaca yang pecah," kata Arenas.





